SuaraBatam.id - Suara.com - Gubernur Kepulauan Riau Isdianto meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kepri terkait kasus Corona Covid-19 di Kepri.
Gubernur Kepri Isdianto sendiri telah terkonfirmasi positif Corona.
Isdianto menyatakan bahwa musibah ini terjadi bukanlah hal yang dikehendaki. Melainkan sudah menjadi rencana Tuhan.
"Saya juga mohon maaf kepada semuanya. Saat ini kondisi ini kita sedang mengalami musibah yang tidak kita rencanakan," kata Isdianto dari Gedung Daerah via v-call, Tanjungpinang, Senin (3/8/2020).
Di samping itu, Isdianto juga mengutip salah satu kalimat dari ayat suci Al Quran Surah Al Baqarah ayat 286, yang berbunyi: Laa yukallifullaahu nafsan illaa wus'ahaa.
Artinya, "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya".
"Karena itu, saya harap cobaan ini cepat berlalu, masyarakat semua sehat sehingga kita semua bisa beraktivitas seperti sediakala," ujarnya dilansir dari Batamnews—jaringan Suara.com.
Isdianto juga masih memimpin rapat rutin OPD di lingkungan Pemprov Kepri melalui aplikasi zoom dari Gedung Daerah.
Rapat dipimpin dari Gedung Daerah karena dirinya sedang menjalankan karantina mandiri.
Dilantik Jokowi
Berita Terkait
-
Pandemi Covid-19 Belum Mereda, Gubernur Kepri Minta Maaf
-
Tunggu Hasil Swab, Wakil Bupati Karimun Karantina Mandiri
-
Gubernur dan Belasan Staf Postif Corona, Pemprov Kepri Terapkan WFH 14 Hari
-
Gubernur Kepri Positif Corona, 590 Orang Sudah Jalani Tes Swab
-
Gubernur Kepri Positif Corona Sempat Bertemu Presiden, Istana Merespon
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar