SuaraBatam.id - Seorang oknum pegawai BP Batam terpaksa berurusan dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri lantaran diduga diduga melakukan pemalsuan faktur pembayaran WTO BP Batam, Selasa (28/7/2020) sore.
Pegawai berinisial AL tersebut tertangkap tangan oleh kepolisian saat sedang melakukan transaksi di salah satu Bank di kawasan Jodoh, Batam.
“Iya benar kami ada melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan), saat ini masih diperiksa dan masih kami dalami,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto kepada Batamnews.co.id (jaringan Suara.com).
Dikonfirmasi terpisah, Wadirkrimum Polda Kepri, AKBP Ruslan A Rasyid yang memimpin langsung penangkapan ini membenarkan adanya oknum pegawai BP berinisial AL yang bekerja di bagian Pemadam Kebakaran.
"Rencananya mau jual beli tanah antara LA dengan pihak PT Eva. Dari keterangan awal, LA mengaku mendapatkan faktur itu dari AL dan dia tidak mengetahui bahwa itu faktur palsu," kata Ruslan.
Ruslan menuturkan, hingga saat ini, pihaknya terus melakukan pengembangan atas kasus ini. Ia juga menuturkan masih ada beberapa orang lagi yang akan diamankan.
"Tim sedang berada dilapangan, melakukan pengembangan," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
Terkini
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar
-
Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta
-
Gegerkan Warga, Siswi SMK di Bintan Ditemukan Meninggal Dalam Kamar