Priyono Al Priyanto dan Rudi Martono Ditahan karena Kasus Dugaan Korupsi Aplikasi SIMRS BP Batam

Priyono ditahan pada Kamis (19/1/2023) malam, menyusul Rudi Martono yang tempo hari telah lebih dulu digiring Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Eliza Gusmeri
Jum'at, 20 Januari 2023 | 19:26 WIB
Priyono Al Priyanto dan Rudi Martono Ditahan karena Kasus Dugaan Korupsi  Aplikasi SIMRS BP Batam
Ilustrasi tahanan perempuan. [Shutterstock]

SuaraBatam.id - Dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Aplikasi SIMRS BP Batam sudah ditahan kejaksaan.

Mereka adalah Priyono Al Priyanto (PAP) dan Rudi Martono (RM). Melansir Batamnews--jaringan suara.com, mereka ditahan diwaktu yang berbeda dan sekarang ditempatkan di Polsek Batuampar.

Priyono ditahan pada Kamis (19/1/2023) malam, menyusul Rudi Martono yang tempo hari telah lebih dulu digiring Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

"Beliau (Priyono) datang dan kami tahan hari ini. Tadi ada beberapa pertanyaan yang kami tanyakan lagi. Mungkin nanti ada pemeriksaan lanjutan," ujar Kasi Pidsus Kejari Batam, Aji Satrio Prakoso.

Baca Juga:Berita Terbaru Korupsi Lukas Enembe: Keluarga Adalah Kunci Pemenang Proyek

Priyono sempat tak memenuhi panggilan kejaksaan karena alasan kesehatan.

"Alasannya (tak hadir pemanggilan) karena kurang sehat," kata Aji.

Rudi merupakan PPK Pengadaan proyek SIMRS BP Batam dan Priyono merupakan Direktur PT Sarana Primadata Bandung sekaligus penyedia proyek itu.

Soal ada tersangka lain, jaksa menyebut jika pihaknya akan melakukan pengembangan lebih lanjut dari kedua tersangka atas kasus tersebut.

"Akan kita kembangkan lagi. Kalau untuk saksi-saksi yang diperiksa belum ada penambahan," kata Aji.

Baca Juga:Saksi Kasus Dugaan Maling Pengadaan Material Kapal Angkut TNI AL Diperiksa KPK

Untuk diketahui, Rudi dan Priyono merupakan tersangka atas perkara korupsi SIMRS BP Batam di tahun 2018.

News

Terkini

Akibatnya sebanyak 30 rumah warga di kawasan itu terendam banjir sejak dua hari terakhir.

News | 20:52 WIB

Saat dipantau suarabatam.id, postingan tersebut sudah dihapus namun sempat terekam situs berita batamnow dan memuat ulang postingannya.

News | 11:29 WIB

Mereka menyebut Air tidak mengalir sejak pagi tadi, Sabtu (21/1/2023). Selain warga Batam Center, warga Nongsa juga mengeluhkan hal yang sama.

News | 17:56 WIB

Misalnya perusahaan persewaan mobil Ace Drive mengatakan bahwa sebanyak 240 unit kendaraan milik mereka sudah penuh dipesan beberapa hari menjelang Imlek.

News | 17:49 WIB

Objek Wisata ini berada di seberang jalan utama depan Kantor Desa Kelumu.

News | 19:38 WIB

BRI hanya menggunakan saluran komunikasi resmi milik perusahaan.

News | 10:00 WIB

Petugas Imigrasi akan melakukan pemantauan pada sejumlah pihak- pihak Perusahaan, Instansi- Instansi di Karimun, terutama di pintu keluar masuk.

News | 20:42 WIB

Nelayan tersebut diketahui berasal dari Lingga. Melansir Batamnews, Kasatpolair Polresta Tanjungpinang, AKP Muhammad Akmal menjelaskan mayat itu ditemukan tadi

News | 17:12 WIB

Ansar sangat menyayangkan kejadian itu apalagi dilakukan oleh oknum guru di sekolah tersebut.

News | 13:02 WIB

Lanjut dia, korban kekerasan seksual adalah anak perempuan dengan pelaku paling banyak orang terdekat.

News | 15:38 WIB

Remaja 14 tahun ini mencabuli siswi SD yang berusia 11 tahun.

News | 15:33 WIB

Berselang setelah itu, Bunda Corla memutuskan datang ke Indonesia bertemu fans setianya.

News | 14:53 WIB

Beberapa wilayah pesisir di Kepulauan Riau diprakirakan terdampak banjir rob. Daerah tersebut diantaranya pesisir Karimun, Dabo, Batu Ampar dan Tanjung Uban.

News | 14:44 WIB

Di Instagram-nya, Larissa Chou mengutip qoutes berupa kalimat mutiara diduga sebagai balasan tudingan miring Alvin Faiz.

News | 19:21 WIB

Laki-laki itu bernama Sukiman (43) yang berdomisili di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

News | 19:10 WIB
Tampilkan lebih banyak