SuaraBatam.id - Kapal bermuatan sembako, barang kebutuhan harian, dan bahan bangunan karam di Pantai Kampung Mentok, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.
Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Kepolisian Resor (Polres) Lingga membenarkan kejadian tersebut.
“Iya benar, kapal tersebut merupakan kapal kayu bernama KM Bintang Jaya Utama 88 yang karam tadi malam, Kamis (10/11). Kapal itu bermuatan barang kebutuhan harian, sembako, dan bahan bangunan,” ujar Kasat Polairud Polres Lingga AKP Thomas Charles saat dikonfirmasi melalui pesan aplikasi di Batam, Jumat, dikutip dari Antara.
Thomas menjelaskan kapal yang diawaki enam orang itu awalnya berlayar dari Jambi hendak menuju Dabo Singkep, Lingga, Kamis (10/11) sore untuk mengantarkan barang bawaan.
Baca Juga:Ditolak Masuk Italia, Kapal Penyelamat Migran Tiba di Prancis
Namun saat hampir sampai di pelabuhan, katanya, air laut masuk ke dalam palka kapal.
“Melihat ada kebocoran di bawah palka kapal, nakhoda dan anak buah kapal mencoba memompa air, tapi tidak berkurang dan nakhoda kemudian berinisiatif mengandaskan kapal ke tepi pantai untuk menghindari kapal tenggelam di laut dalam,” katanya.
Malamnya sekitar pukul 22.30 WIB, kata dia, personel Satpolairud Polres Lingga menerima laporan dari Polsek Dabo Singkep bahwa adanya kapal karam dan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penyelamatan.
“Saat kami sampai, kapal sudah tenggelam separuh badan dan kami langsung melakukan evakuasi,” ucapnya.
Thomas menyebutkan akibat kejadian itu hanya sebagian barang-barang di atas kapal yang bisa diselamatkan.
Baca Juga:Kapal Rumah Sakit Milik Tentara Pembebasan Rakyat China Tiba di Indonesia
“Korban jiwa tidak ada, kerugian diperkirakan mencapai Rp800 juta,” katanya. [antara]