facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Harga Telur Ayam di Batam Meroket Capai Rp54 Ribu per Papan Pasca Lebaran

Eko Faizin Senin, 23 Mei 2022 | 11:50 WIB

Harga Telur Ayam di Batam Meroket Capai Rp54 Ribu per Papan Pasca Lebaran
Salah satu warga yang tengah berbelanja komoditi telur ayam di Pasar Mega Lagenda, Batam Center [Suara.com/Partahi]

Untuk di Pasar Mega Lagenda, komoditi telur ayam per papan dijual dengan kisaran harga Rp52 - Rp54 ribu.

SuaraBatam.id - Harga komoditi telur ayam di Batam, mengalami kenaikan pada Senin (23/5/2022) pagi.

Kini harga jual komoditi pokok ini, resmi mencapai harga hingga di atas Rp50 ribu untuk ukuran per papan berisi 30 butir telur, dan harga di atas Rp20 ribu untuk ukuran pak kecil yang berisi 10 butir telur.

"Hari ini naiknya, harga jual per papan sekarang di atas Rp50 ribu. Padahal mentoknya pas Lebaran kemarin hanya sampai Rp46 ribu," ungkap Yasin salah satu pedagang Pasar Mega Lagenda, Batam Center, Senin (23/5/2022).

Untuk di Pasar Mega Lagenda, komoditi telur ayam per papan dijual dengan kisaran harga Rp52 - Rp54 ribu.

"Tapi saya hanya jualnya per papan aja, gak jual yang pak kecil. Harga baru pagi ini naik. Baru tahu karena info dari supplier. Telur yang saya jual ini dari Medan," paparnya.

Tidak hanya komoditi telur ayam, Yasin juga menuturkan bahwa beberapa komoditi lain juga masih menggunakan harga jual lama seperti minyak goreng kemasan.

Rata-rata untuk minyak goreng kemasan ukuran dua liter, Yasin masih menjual komoditi tersebut dengan harga Rp45 - Rp40 ribu.

"Harga ini masih saya pertahankan untuk habiskan stok aja. Nanti kalau sudah habis baru harga diturunkan. Karena yang ada saat ini, saya belinya kemarin juga pakai harga lama," paparnya.

Berbeda dengan harga jual di toko milik Yasin, harga jual telur ayam di toko milik Susi kini telah mencapai harga Rp54 ribu.

Sementara harga jual telur ayam pax kecil mencapai harga Rp24 ribu, dari harga sebelumnya yang hanya Rp14 ribu.

"Saya jual sesuai harga nota yang diberikan supplier. Untuk telur yang ada di sini, itu berasal dari Barelang," ungkapnya.

Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait

Komentar

Berita Terkait