facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pesawat Asing Masuk ke NKRI tanpa Izin, TNI AU Perintahkan Mendarat di Hang Nadim Batam

Eliza Gusmeri Sabtu, 14 Mei 2022 | 10:08 WIB

Pesawat Asing Masuk ke NKRI tanpa Izin, TNI AU Perintahkan Mendarat di Hang Nadim Batam
Satu pesawat asing memasuki wilayah teritorial NKRI tanpa izin, Jumat (13/5). [Antara]

TNI AU memerintahkan pesawat kalibrasi itu mendarat di Bandara Hang Nadim Kota Batam Kepulauan Riau.

SuaraBatam.id - Satu pesawat asing memasuki wilayah teritorial NKRI tanpa izin, Jumat (13/5).

TNI AU memerintahkan pesawat kalibrasi itu mendarat di Bandara Hang Nadim Kota Batam Kepulauan Riau.

"Pesawatnya kami amankan di apron Bandara Hang Nadim," kata Kepala Dinas Operasi Lanud Hang Nadim Mayor Lek Wardoyo di Batam, Sabtu.

Pesawat itu membawa tiga orang awak, yang kesemuanya warga negara Inggris. Saat ini, ketiganya turut diamankan di "save house", masih di kawasan Bandara Hang Nadim.

Baca Juga: Berita Batam Kemarin 13 Mei 2022: Hotman Paris Resmikan Cabang Holywings -Psikolog Salahkan Pola Asuh Sonny Septian

Pesawat tersebut lepas landas dari WBGG Kuching menuju WMKJ Johor Bahru Malaysia.

Radar Komando Sektor Ibu Kota Negara (Kosek IKN) menangkap radar pesawat tipe DA62 dengan nomor registrasi G-DVOR dan memaksa untuk mendarat.

Tepat pukul 12.47 WIB pesawat itu mendarat di Bandara Hang Nadim.

Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Hang Nadim Letkol Pnb Iwan Setiawan mengatakan, pendaratan pesawat asing tanpa izin di Bandara Hang Nadim itu merupakan petunjuk Pangkoopsud l.

Dari komunikasi radar, pilot diperintahkan untuk kembali ke Kuching karena sudah melanggar teritorial wilayah udara Indonesia.

Baca Juga: Masyarakat Batam Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir, Ombusdsman Kepri Gesa PLN Segera Perbaiki PLTU

Namun dari pilot menyatakan tidak mungkin kembali ke Kuching karena jarak sudah lebih 200 NM dikhawatirkan bahan bakar tidak mencukupi, sehingga meminta mendarat di Batam.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait