SNMPTN 2022 Diumumkan Sore Ini, LTMPT Sebut Ada 120.643 Peserta yang Lolos

Pada pilihan kedua jumlah peserta yang lolos mencapai 11.367 peserta.

Eko Faizin
Selasa, 29 Maret 2022 | 14:42 WIB
SNMPTN 2022 Diumumkan Sore Ini, LTMPT Sebut Ada 120.643 Peserta yang Lolos
Tangkapan layar hasil SNMPTN 2022 (Kanal Youtube LTMPT)

SuaraBatam.id - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengungkapkan ada sebanyak 120.643 peserta dari 612.049 pendaftar dinyatakan lolos mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN 2022.

"Untuk masuk ke dalam perguruan tinggi negeri (PTN) ada tiga jalur. Hari ini kita akan bicara yang 20 persen, karena menggunakan rapor. Itu porsinya 20 persen di setiap perguruan tinggi," kata Ketua LTMPT Mochamad Ashari dikutip dari Antara, Selasa (29/3/2022).

Ashari menyebut 120.643 peserta yang lolos tersebut telah diterima di 125 perguruan tinggi negeri (PTN) yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan rincian sebanyak 109.276 peserta berhasil lolos pada pilihan pertama.

Pada pilihan kedua jumlah peserta yang lolos mencapai 11.367 peserta. Adapun peserta dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang diterima sebanyak 35.570 peserta.

Ia menambahkan jumlah keseluruhan pendaftar SNMPTN tahun 2022 naik menjadi 612.049 peserta. Padahal, total daya tampung yang disediakan oleh LTMPT hanya ada 122.651 saja.

Dengan rincian total peserta yang mendaftar pilihan pertama mencapai 612.049, sedangkan yang mendaftar pilihan kedua ada 520.853 peserta. Sementara jumlah peserta dengan KIP yang mendaftar telah mencapai 151.514 peserta.

Ashari menekankan berdasarkan perbandingan total peserta dan total yang diterima, keketatan dalam penerimaan SNMPTN 2022 adalah 19,71 persen. Artinya, hanya 20 persen dari total pendaftar yang dinyatakan lolos mengikuti seleksi perguruan tinggi negeri tersebut.

“Keketatan adalah jumlah yang diterima dibanding yang mendaftar itu 19,71 persen. Tadi hampir 20 persen, jadi dari 100 pendaftar ada 20 orang yang diterima, sedangkan untuk KIP Kuliah persentase keketatan itu 23,48 persen. Tidak banyak beda, sama-sama ketat, baik yang regular maupun melalui KIP Kuliah,” ujar dia.

Terdapat 20 perguruan tinggi negeri yang dinyatakan menerima peserta SNMPTN 2022 terbanyak. Di antaranya adalah Universitas Brawijaya (3.445), Universitas Negeri Semarang (3.083), Universitas Pendidikan Indonesia (3.038), Universitas Lampung (3.027) dan Universitas Negeri Padang (2.867).

Ashari berharap peserta yang tidak lolos SNMPTN 2022 tidak berkecil hati dan tetap berusaha untuk belajar di perguruan tinggi, baik melalui UTBK SBMPTN ataupun ujian mandiri yang diselenggarakan masing-masing perguruan tinggi.

“Bagi yang tidak diterima jangan berkecil hati. Tetap semangat, masih banyak tempat untuk meraih cita-cita,” ujar dia.

Pengumuman SNMPTN 2022 akan diumumkan hari ini pada pukul 15.00 WIB melalui laman https://pengumuman-snmptn.ltmpt.ac.id dengan cara memasukkan nomor pendaftaran dan tanggal lahir peserta sesuai dengan data diri yang telah diregistrasi pada sistem LTMPT. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini