alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tanjungpinang Hampir Jadi Milik Singapura, Sejarah Panjang Kota Penting Kesultanan Johor

M Nurhadi Jum'at, 02 Juli 2021 | 10:18 WIB

Tanjungpinang Hampir Jadi Milik Singapura, Sejarah Panjang Kota Penting Kesultanan Johor
Kota Tanjungpinang (Hendra Gunawan/Ist)

Meski kini jadi salah satu kota Indonesia, ternyata di masa lalu sejarah Tanjungpinang pernah hampir menjadi bagian dari Singapura.

SuaraBatam.id - Tanjungpinang adalah kota sekaligus ibu kota dari Provinsi Kepulauan Riau. Sejarah Tanjungpinang namanya diambil dari posisi daerah yang menjorok ke laut yang banyak ditumbuhi pohon pinang sejak era Kesultanan Johor Riau Lingga.

Meski kini jadi salah satu kota Indonesia, ternyata di masa lalu Tanjungpinang pernah hampir menjadi bagian dari Singapura. Tanjungpinang menjadi bagian Singapura tentu memiliki cerita panjang sebelum akhirnya kabar kemerdekaan Indonesia tiba di sana.

Sebelum menjadi kota administratif, Tanjungpinang masuk dalam wilayah Kabupaten Kepulauan Riau, Provinsi Riau. Dasar pembentukan Kota ini, mengacu pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2001 yang disahkan oleh Presiden RI Abdurrahman Wahid tertanggal 21 Juni 2001.

Seiring pesatnya perkembangan daerah Kepri, pada 2002 daerah yang awalnya kabupaten itu dibentuk jadi provinsi sendiri dan Tanjungpinang ditunjuk sebagai ibu kotanya.

Baca Juga: Biografi Wimar Witoelar, Mantan Juru Bicara Gus Dur saat Jadi Presiden

Seperti yang dituliskan tadi, sebelum Indonesia merdeka, Tanjungpinang sempat akan menjadi bagian dari 'Sijori' karena kabar proklamasi kemerdekaan Indonesia baru sampai dua bulan di sana. Sijori merupakan akronim dari Singapura Johor Riau, segitiga emas jalur perdagangan di Asia Tenggara.

Namun, berkat tindakan beberapa tokoh penting pada waktu itu, Tanjungpinang dan beberapa daerah yang sebelumnya dikuasai Belanda menurut Traktat London waktu itu akhirnya bergabung dengan Indonesia.

Momen itu ditandai dengan proklamasi kemerdekaan dan pengibaran bendera merah putih di dekat pesisir Tanjungpinang di depan gedung daerah pada 29 Desember 1949 atau empat tahun setelah proklamasi di Jakarta. Saat ini bekas tempat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia di Tanjungpinang itu dijadikan tugu proklamasi.

Sejarah Tanjungpinang cukup panjang, sebagai salah satu daerah penting bagi Kesultanan Johor Riau Lingga daerah ini memiliki segudang peninggalan sejarah.

Salah satu yang paling terkenal adalah situs di Pulau Penyengat. Belum afdhol rasanya jika Anda ke Tanjungpinang tanpa mengunjungi Pulau Penyengat.

Baca Juga: Wimar Witoelar, Mantan Juru Bicara Presiden RI, Meninggal Dunia

Konon nama Pulau Penyengat diambil dari banyaknya hewan penyengat atau sejenis lebah pada masa lalu ketika era Kesultanan Johor Riau Lingga akan memindahkan pusat kerajaannya di sana.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait