Aduh, 5 Hutan Kota Batam Kebakaran sejak Awal Februari

Pihaknya belum dapat memastikan luasan lahan yang terbakar sepanjang musim kemarau ini.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 24 Februari 2021 | 07:05 WIB
Aduh, 5 Hutan Kota Batam Kebakaran sejak Awal Februari
Hutan dekat Bandara Internasional Hang Nadim Batam terbakar (Batamnews)

SuaraBatam.id - Lima kawasan hutan di Kota Batam, Kepulauan Riau, terbakar sejak awal Februari 2021. Hal itu berdasarkan catatan Mandala Agni setempat.

Kepala Daops Manggala Agni Sumatera VIII Batam, Patris Lulumba menjelaskan hingga saat ini, pihaknya masih berupaya memadamkan kebakaran lahan di Pulau Galang.

"Manggala Agni turun mulai 4 Februari 2021. Yang sudah selesai (padam) itu di Tembesi, Sagulung, Sei Beduk, Galang dan Nongsa," kata Patris Lulumba di Batam, Selasa (23/2/2021).

Pihaknya belum dapat memastikan luasan lahan yang terbakar sepanjang musim kemarau ini. Namun, ia memperkirakan seluas satu hingga 1,5 hektare di masing-masing lokasi yang terbakar.

Baca Juga:29,5 Hektare Lahan Sawit di Agam Terbakar, Tersebar di 5 Titik

"Ini perkiraan," kata dia.

Menurut dia, kebakaran lahan di Batam masih relatif bisa ditangani pihaknya bersama dengan Dinas Pemadam Kebakaran setempat.

Hingga saat ini, belum dibutuhkan bantuan helikopter untuk memadamkan kebakaran lahan.

"Kalau pakai helikopter berarti apinya sangat besar dan tidak bisa ditangani dari darat. Kami menghindari penggunaan helikopter karena biayanya tinggi," kata dia.

Ia menyampaikan berdasarkan data BMKG, kondisi permukaan di wilayah Kepri masih merah yang berarti panas, sehingga kemungkinan terjadinya kebakaran masih tinggi.

Baca Juga:Karhutla Siak Terjadi di 5 Lokasi, Tim Fire Fighter RAPP Turut Dikerahkan

Pihaknya terus melakukan patroli rutin ke hutan-hutan di Batam dan Bintan sebagai langkah antisipasi kebakaran meluas.

Dalam kesempatan itu, ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar untuk menghindari kebakaran.

"Jangan sampai merokok di dekat hutan apalagi di dalam hutan," kata dia.

Menurut dia, kondisi cuaca saat ini ekstrim, dengan tingkat bahan yang mudah terbakar relatif tinggi.

Ia menjelaskan, terakhir kali pemadaman lahan dilakukan pada April 2020, sehingga bahan organik yang mudah terbakar kini jumlahnya sudah banyak. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini