6 Laskar FPI Ditembak Mati Polisi, Munarman Ungkap 2 Fitnah Kapolda Metro

"Bahwa fitnah besar kalau laskar kita disebut membawa senjata api dan tembak-menembak. Fitnah itu."

Pebriansyah Ariefana | Bagaskara Isdiansyah
Senin, 07 Desember 2020 | 18:41 WIB
6 Laskar FPI Ditembak Mati Polisi, Munarman Ungkap 2 Fitnah Kapolda Metro
Jubir FPI Munarman. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

SuaraBatam.id - Front Pembela Islam atau FPI tak terima Laskar FPI ditembak mati polisi mempunyai senjara api. Sekretaris Umum FPI Munarman menyangkal pernyataan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran soal itu.

FPI juga membantah 2 kali menembak saat bentrok Polisi - Laskar FPI dengan polisi di KM 50, tol Jakarta-Cikampek, dini hari tadi.

Munarman justru menuding jika Kapolda memutar balikan fakta.

"Bahwa fitnah besar kalau laskar kita disebut membawa senjata api dan tembak-menembak. Fitnah itu," kata Munarman dalam konferensi persnya di Markas FPI, Petamburan, Jakarta Pusat, Senin (7/12).

Baca Juga:Sebelum 6 Pengawal Ditembak, FPI: Habib Rizieq Diintai Pakai Drone Canggih

Munarman menyebut FPI tidak membekali laskar dengan senjata api lantaran terbiasa berhadapan dengan tangan kosong. Ia mengklaim tidak benar laskar melakukan penyerangan terlebih dahulu.

Sekretaris Jenderal FPI Munarman dalam konferensi pers soal penembakan polisi terhadap 6 pengawal Habib Rizieq di Jalan Tol Jakarta - Cikampek, Senin (7/12/2020) dini hari. [Suara.com/Bagaskara Isdiansyah]
Sekretaris Jenderal FPI Munarman dalam konferensi pers soal penembakan polisi terhadap 6 pengawal Habib Rizieq di Jalan Tol Jakarta - Cikampek, Senin (7/12/2020) dini hari. [Suara.com/Bagaskara Isdiansyah]

"Jadi fitnah dan ini fitnah luar biasa pemutar balikan fakta dengan menyebutkan bahwa laskar yang lebih dahulu menyerang dan melakukan penembakan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Munarman mengatakan, pihaknya tidak pernah punya akses untuk bisa mendapatkan senjata api. Ia meminta barang bukti senpi yang sempat dipamerkan polisi untuk dicek keasliannya.

"Dan tidak mungkin membeli dari pasar gelap. Jadi bohong, bohong sama sekali. Apalagi di angota kartu FPI dan kartu anggota LPI disebutkan bahwa setiap anggota FPI dilarang membawa senjata tajam, senpi bahkan bahan peledak. Itu dilarang. Jadi upaya-upaya memfitnah, memutarbalikan fakta, hentikanlah," tandasnya.

Klaim Polisi

Baca Juga:TPF Harus Dibentuk untuk Hentikan Spekulasi Enam Laskar FPI Ditembak Mati

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengungkapkan bahwa kelompok yang diduga laskar khusus simpatisan Rizieq Shihab sempat melesatkan tiga kali tembakan. Akibatnya, kendaraan yang ditumpangi enam anggota polisi itu mengalami kerusakan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini