alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Fadli Zon Sentil Jokowi Sibuk Urus Rizieq, Sementara Papua Barat Merdeka

Pebriansyah Ariefana | Chyntia Sami Bhayangkara Kamis, 03 Desember 2020 | 09:14 WIB

Fadli Zon Sentil Jokowi Sibuk Urus Rizieq, Sementara Papua Barat Merdeka
Ketua United Liberation Movement for West Papua Benny Wenda. [The Guardian]

Benny Wenda jelas-jelas menantang Indonesia.

SuaraBatam.id - Anggota DPR RI Fadli Zon sentil Presiden Jokowi karena masih mengurusi Habib Rizieq Shihab. Sementara Papua Barat merdeka.

Aktivis Benny Wenda deklarasi Papua Barat merdeka dari Indonesia. Fadli Zon menilai kini Indonesia dalam situasi darurat.

Fadli merasa heran dengan sikap pemerintah yang masih sibuk mengurusi masalah Rizieq di tengah berhembusnya kabar deklarasi kemerdekaan Papua Barat.

Kritik terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu disampaikan oleh Fadli melalui akun Twitter miliknya @fadlizon.

Baca Juga: Jangan Terprovokasi Benny Wenda, Polri: Papua - Papua Barat di Bawah NKRI

Dalam cuitannya, Fadli Zon menandai akun milik Presiden Jokowi, Menko Polhukam Mahfud MD, Panglima TNI dan Kapolri.

"Pak @jokowi, pak @mohmahfudmd, Panglima TNI, Kapolri, Benny Wenda jelas-jelas sudah menantang RI, kok masih sibuk urus HRS?" kata Fadli seperti dikutip Suara.com, Kamis (3/12/2020).

Deklarasi Sepihak

Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda. (Foto: Istimewa / via Jubi.co.id)
Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda. (Foto: Istimewa / via Jubi.co.id)

Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat atau The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) sebelumnya mendeklarasikan secara sepihak pembentukan pemerintah sementara Republik West Papua.

Mereka kemudian mengangkat Benny Wenda menjadi Presiden sementara Republik West Papua. Benny Wenda adalah eksil yang menetap di Inggris.

Baca Juga: DPR Sebut Deklarasi Pemerintahan Sementara Papua Barat Cuma Gimik

Pembentukan pemerintahan sementara yang lepas dari Indonesia itu, diumumkan tepat pada perayaan hari lahirnya embrio negara Papua Barat, Selasa 1 Desember 2020.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait