- Polda Kepri tengah menyelidiki kasus kematian polisi muda di mess Bintara.
- Korban Bripda Natanael diduga menjadi korban penganiayaan oleh seniornya.
- Propam Polda Kepri menetapkan satu tersangka dan memeriksa 8 anggotanya.
SuaraBatam.id - Polda Kepulauan Riau (Kepri) tengah mendalami kasus kematian anggota polisi muda setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh seniornya di mess Bintara pada Senin (13/4/2026) malam.
Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto, menjelaskan bahwa penganiayaan bermula pada Senin pukul 11.00 WIB.
"Saat itu pelaku memanggil korban dengan alasan terjadi kelalaian karena tidak menjalankan tugas kurve," ujar Eddwi dilansir dari Batamnews--jaringan Suara.com.
Kurve merupakan kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan dan sarana prasarana dinas di lingkungan kepolisian.
Korban adalah Bripda Natanael Simanungkalit yang baru dilantik sebagai anggota Polri pada Desember 2025 dan tinggal di mess dalam lingkungan Polda Kepri.
Diceritakan Eddwi, Bripda Natanael mendatangi pelaku kemudian langsung terjadi kekerasan dan penganiayaan.
Natanael menghembuskan napas terakhir pada Selasa dini hari 14 April 2026.
Insiden ini tidak hanya merenggut satu nyawa. Satu korban lain adalah Bripda JB yang mengalami kekerasan dan kini menjalani perawatan medis serta proses visum.
Eddwi menyatakan pihaknya memeriksa 8 personel yang menjadi saksi telah dimintai keterangan.
"Satu orang anggota atas nama AS telah ditetapkan menjadi tersangka," ungkap Eddwi.
Namun penyelidikan belum berhenti di situ.
"Kami dalami lagi saksi-saksi yang lain, apakah ada pelaku lain yang melakukan penganiayaan," tambahnya.
Eddwi menegaskan bahwa sejauh ini belum ditemukan persoalan pribadi antara pelaku dan korban. Pelaku adalah senior dari korban.
"Pidananya sudah dilaporkan. Para pelaku akan mendapatkan sanksi etik maupun pidana," tegasnya.
Kuasa hukum keluarga korban, Sudirman Situmeang, mengungkapkan bahwa keluarga mendapat informasi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant