Eko Faizin
Sabtu, 11 April 2026 | 17:33 WIB
Mantan Direktur Politeknik Negeri Batam Priyono Eko Sanyoto semasa hidup. [Ist]
Baca 10 detik
  • Priyono Eko Sanyoto ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (11/4/2026) pagi.
  • Almarhum ditemukan dalam kondisi terlentang, dengan sepeda di sampingnya.
  • Mendiang Priyono Eko merupakan mantan Direktur Politeknik Negeri Batam.

SuaraBatam.id - Mantan Direktur Politeknik Negeri Batam Priyono Eko Sanyoto ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (11/4/2026) pagi.

Almarhum ditemukan tak sadarkan diri di kawasan Bundaran Bandara Hang Nadim, Nongsa, tepatnya di tepi jalan tidak jauh dari sebuah tempat pencucian mobil.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi terlentang, dengan sepeda yang masih berada di sampingnya. Pria 69 tahun itu diketahui mengenakan pakaian olahraga berwarna kuning dengan celana hitam.

"Ada seorang pria yang ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia, dan saat ini jenazah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri," kata Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Iptu Rahmat Susanto dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Sabtu (11/4/2026).

Menurut Rahmat, dugaan sementara korban meninggal akibat kelelahan atau gangguan kesehatan seperti serangan jantung.

Namun, penyebab pasti belum dapat dipastikan karena pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.

"Mungkin kecapekan atau jantung. Keluarga korban menolak autopsi, jadi secara spesifik kami belum mengetahui penyebabnya," tegasnya.

Suasana duka pun menyelimuti Politeknik Negeri Batam di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepulauan Riau (Kepri).

Keluarga besar Politeknik Negeri Batam yang terdiri dari staf, pengurus, dan tenaga pengajar tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Suasana haru terlihat jelas, dengan beberapa di antaranya tidak kuasa menahan tangis.

"Beliau orang baik, makanya banyak yang datang. Dia mantan direktur kami," ujar salah seorang staf.

Rencananya, jenazah almarhum akan disalatkan di Politeknik Negeri Batam sebelum diterbangkan ke Jawa Barat pada pukul 14.00 WIB untuk dimakamkan di Bandung.

Kepergian Priyono Eko Sanyoto menjadi kehilangan besar bagi dunia pendidikan, khususnya di lingkungan Politeknik Negeri Batam.

Mendiang Priyono Eko dikenal sebagai sosok pemimpin yang ramah dan dekat dengan civitas akademika.

Load More