Eko Faizin
Rabu, 25 Maret 2026 | 13:10 WIB
Ilustrasi - Pria Hanyut Terseret Arus usai Terjun ke Laut dari Jembatan Barelang Batam [Unsplash/Ian Espinosa]
Baca 10 detik
  • Tim SAR gabungan masih mencari pria melompat dari Jembatan Barelang Batam.
  • Seorang pemancing awalnya mendengar dentuman keras benda jatuh ke dalam air.
  • Ternyata ada seorang laki-laki yang terjun ke laut hingga hanyut terbawa arus.

SuaraBatam.id - Operasi pencarian terus dilakukan terhadap seorang pria (35) diduga melompat ke laut dari atas Jembatan Lima Barelang, Kota Batam.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli mengatakan informasi kejadian membahayakan manusia ini diterima dari pihak Polsek Galang, Senin (23/3/2026) pukul 11.55 WIB.

"Korban diketahui bernama Nusyirwan, masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan," kata Fazzli.

Fazzli menjelaskan berdasarkan keterangan awal dari saksi mata bernama Adi yang saat itu sedang memancing di sekitar lokasi kejadian menyampaikan insiden tersebut bermula sekitar pukul 10.00 WIB.

Saksi mengaku mendengar suara dentuman keras jatuhnya benda ke air dan saat memeriksa asal suara, lalu ia melihat korban yang mengenakan baju berwarna hitam sudah hanyut terbawa arus laut.

"Dari kejadian, tepatnya di atas jembatan, ditemukan sejumlah barang bukti yang tertinggal, yakni kartu SIM dan satu unit sepeda motor jenis matic diduga milik korban," ungkap Fazzli.

Dia menyampaikan Kantor SAR Tanjungpinang telah mengerahkan tim Rescue dari Pos SAR Batam menuju lokasi kejadian pada pukul 12.10 WIB dengan menggunakan kendaraan operasional Rescue Car Tipe II.

Tim penyelamat turut dibekali dengan peralatan rubber boat, alat deteksi bawah air aquaeye, alat komunikasi, hingga perlengkapan evakuasi medis darurat untuk melakukan penyisiran di lokasi kejadian.

Operasi SAR hari pertama ini didukung oleh sinergi berbagai unsur potensi SAR di wilayah Batam dan sekitarnya, mulai dari Direktorat Polairud Polda Kepri, Satpolair Polresta Barelang, Polsek Galang, Pos TNI AL Galang, Organisasi Amatir Radio Indonesia, serta perbantuan dari para nelayan setempat.

"Proses penyisiran dilakukan dengan tetap memantau kondisi cuaca perairan," tegas Fazzli. (Antara)

Load More