- Disdukcapil Kota Batam menghentikan layanan sementara pada libur Lebaran.
- Disdukcapil tutup mulai dari 18 hingga 24 Maret 2026 dan buka 25 Maret 2026.
- Berbeda dengan tahun lalu, Disdukcapil Batam masih membuka layanan terbatas.
SuaraBatam.id - Disdukcapil Kota Batam menghentikan sementara layanan administrasi kependudukan selama periode libur Lebaran 2026 mulai dari 18 hingga 24 Maret 2026.
Kepala Disdukcapil Batam Adisthy menyatakan operasional kembali dilakukan pada Rabu, 25 Maret 2026 mendatang.
"Kalau pada Idul Fitri tahun lalu Disdukcapil Batam masih membuka layanan terbatas di tengah masa libur Lebaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya terkait dokumen kependudukan," katanya dikutip dari Antara, Senin (16/3/2026).
Pada Idul Fitri yang jatuh pada tanggal 30 Maret 2025, saat itu layanan dibuka pada 28 Maret hingga 3 dan 4 April 2025 mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
Pelayanan tersebut juga difokuskan pada kebutuhan mendesak, terutama terkait kepemilikan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) yang diperlukan masyarakat untuk bepergian.
"Fokus utama layanan saat itu terkait KTP, seperti perekaman e-KTP, aktivasi identitas kependudukan digital (IKD), dan pencetakan ulang KTP," ujarnya.
Adisthy menyampaikan pada Idul Fitri tahun ini masyarakat belum dapat mengurus layanan administrasi kependudukan secara langsung di kantor Disdukcapil ataupun di kecamatan.
"Untuk tahun ini Disdukcapil Batam belum membuka layanan khusus selama masa libur Lebaran," ujarnya.
Menurut dia, permohonan pembuatan KTP Batam selama ini terus berjalan seiring mobilitas penduduk yang cukup tinggi di kota tersebut.
"Permohonan untuk KTP Batam terus ada di Batam, termasuk pengurusan dokumen pindah masuk," sebutnya.
Adhisty menyebut kebutuhan blanko kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) di Batam cukup tinggi setiap bulan.
"Rata-rata permintaan blanko mencapai sekitar 4.000 hingga 5.000 keping per bulan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," kata dia.
Biasanya setelah periode Lebaran, Disdukcapil Batam juga mencatat adanya peningkatan pengurusan administrasi kependudukan, terutama bagi warga yang baru datang atau pindah domisili ke Batam.
Dia memastikan permohonan administrasi kependudukan tetap akan diproses sepanjang dokumen persyaratan yang diajukan sudah lengkap.
"Dokumen yang lengkap sesuai dengan persyaratan tetap diproses," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Posko Pengaduan SPMB 2026 di Batam Resmi Dibuka
-
Dana Belum Cair, Puluhan SPPG di Batam Tutup Operasional
-
Detik-detik Kapal Pesiar Mewah Terbakar di Marina Sentosa Cove Singapura
-
MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura: 9 Awak Kapal Selamat, 107 Kontainer Hanyut
-
Video Pocong Bawa Parang di Batu Aji Ternyata AI, Dibuat Anak Bawah Umur