- Dua pelaku penganiayaan dan pencurian ditangkap Polresta Barelang.
- Peristiwa bermula dari pesanan batu nisan tak kunjung diantar.
- Para tersangka kesal dengan korban hingga berujung penganiayaan.
SuaraBatam.id - Polresta Barelang akhirnya menangkap dua pelaku penganiayaan sekaligus pencurian yang dipicu oleh pesanan batu nisan.
Kasi Humas Polresta Barelang Iptu Budi Santoso mengatakan kasus penganiayaan disertai dengan pencurian itu ditangani oleh Tim Opsnal Polsek Nongsa, dan dua orang pelaku berhasil ditangkap.
"Korban melaporkan peristiwa tersebut pada Minggu (15/2/2026) pukul 02.00 WIB melalui call center 110, Tim Opsnal Polsek Nongsa langsung mengecek tempat kejadian perkara. Dua pelaku berhasil ditangkap pukul 04.00 WIB pada hari yang sama," kata Budi dikutip dari Antara, Rabu (18/2/2026).
Lebih lanjut dijelaskan Wakapolsek Nongsa AKP Gunawan Husein pelaku berjumlah dua orang, yakni MAS alias P dan MSL alias M warga Kecamatan Nongsa, masing-masing berusia 22 tahun.
Sedangkan korban dua orang, pria berinisial NA (32) dan wanita berinisial AM (20), hubungan kekerabatan.
Peristiwa penganiayaan dan pencurian ini bermula dari kekesalan tersangka P terhadap korban NA karena pesanan batu nisan untuk ayahnya belum juga diantarkan.
Harga batu nisan yang dipesan tersangka kepada korban senilai dari Rp400 ribu, namun perbuatan pelaku menganiaya dan mencuri motor korban hingga mengalami kerugian Rp13 juta.
"Korban NA ini meminjam motor korban AM untuk belanja ke warung. Sekitar pukul 23.30 WIB, korban NA pulang dalam kondisi babak belur tanpa sepeda motornya. Atas kejadian tersebut korban AM melaporkan kejadian lewat sambungan 110," ujar Gunawan.
Kanitreskrim Polsek Nongsa Iptu Rahmat Santoso menjelaskan, pelaku sudah punya niat jahat terhadap korban, yang sakit hati karena memesan batu nisan tapi belum selesai.
Pelaku P mengajak pelaku M untuk mencari korban AN. Keduanya berhasil menemui korban yang sedang mengendarai sepeda motor pulang dari warung.
"Saat itu pelaku memiting korban dan memukulnya. Mereka juga mengikat korban pakai tali plastik yang baru dibelinya. Korban dianiaya sampai babak belur dan ditinggalkan begitu saja di pinggir jalan," ujarnya.
Tidak hanya menganiaya korban, pelaku juga membawa kabur motor yang kendarai oleh korban dan satu unit telepon genggam beserta pengisi daya ponsel portabel.
"Setelah mencuri dan menganiaya korbannya, pelaku lalu pergi minum bandrek di kawasan Kabil," kata Rahmat.
Atas perbuatan pelaku, korban mengalami luka cukup parah dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polri.
Pelaku ditangkap berdasarkan bukti petunjuk yang diperoleh penyidik saat melakukan penyelidikan dan penyidikan di lokasi kejadian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah