SuaraBatam.id - Sebagai bagian dari komitmen untuk terus mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia, Bank Mandiri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menggelar kegiatan sosial yang berfokus pada peningkatan kualitas lingkungan, pengembangan sarana prasarana dan pendidikan di Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam kegiatan ini, Bank Mandiri memberikan bantuan senilai total Rp 800 juta yang disalurkan ke beberapa sektor penting bagi masyarakat.
Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi menyampaikan bahwa program TJSL ini merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di kawasan Panbil Batam yang merupakan kawasan industri hijau di Batam, Bank Mandiri memberikan bantuan berupa mobil sampah listrik, sarana prasarana untuk tempat ibadah, serta bantuan dana pendidikan.
“Langkah ini merupakan wujud nyata dari komitmen Bank Mandiri untuk berperan aktif dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” terang Darmawan saat seremoni penyerahan bantuan TJSL di Kawasan Panbil Batam, Rabu (30/8/2024).
Lebih rinci, bantuan yang diberikan terdiri dari mobil sampah listrik kepada Yayasan Yonkededia dan Yayasan Budha Karuna Batam, masing-masing senilai Rp 150 juta. Selain itu, Bank Mandiri juga memberikan bantuan untuk pengembangan sarana prasarana tempat ibadah, yakni Masjid Baitussalam Panbil dan Gereja Pastoran Kapel Santo Yudas, masing-masing sebesar Rp 100 juta.
Tidak ketinggalan, Bank Mandiri juga menyalurkan bantuan dana pendidikan kepada Universitas Batam dan Politeknik Batam masing-masing sebesar Rp 150 juta. Bank bersandi emiten BMRI ini optimis, dukungan ini akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas lingkungan, memperkokoh ikatan sosial, serta membentuk generasi masa depan yang lebih berdaya saing.
"Melalui kegiatan ini, kami berkomitmen untuk terus berperan sebagai agen pembangunan, yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi tetapi juga kesejahteraan sosial masyarakat Indonesia," ujar Darmawan.
Berita Terkait
-
Bank Mandiri Gelar Pelatihan Kewirausahaan di Johor Bahru
-
Nasabah Bank di Batam Kena Tipu Rp287 Juta Lewat Aplikasi BPJS Palsu
-
Dikenalkan di Batam, Ini Keunggulan Laptop ASUS Expertbook B5 dan B6 untuk Kalangan Pebisnis
-
Daftar Bank Mandiri Terdekat di Batam, Lengkap dengan Alamatnya
-
Direktur Bisnis Mikro BRI: Indeks Bisnis UMKM Naik 4,5 Poin
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim
-
Bareskrim Tangkap 197 Orang dalam Penggerebekan Kasino Di Batam
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas