SuaraBatam.id - Nirina Zubir baru saja memenangkan gugatan hukum terkait kasus mafia tanah yang melibatkan mantan ART ibunya, Riri Khasmita. Namun, permasalahannya belum selesai. Nirina digugat lagi oleh tiga orang pembeli tanah yang merasa dirugikan atas pembatalan sertifikat tanah mereka oleh BPN setelah sertifikat tersebut dikembalikan kepada Nirina.
Meskipun Riri dan suaminya telah dipenjara karena terbukti bersalah, para pembeli tanah tersebut merasa berhak atas tanah yang mereka beli dari Riri. Mereka pun menggugat BPN dan Nirina ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Adik Nirina, Fadlan, merasa dirugikan dengan gugatan ini. Ia mengaku diserang bertubi-tubi dan akan menyelesaikan masalah ini melalui mediasi dengan para pembeli tanah.
"Dibilang dirugikan kami juga merasa paling dirugikan. Kalau dibilang korban, kami juga korban," ujar Fadlan kepada media baru-baru ini.
Suami Nirina, Ernest Cokelat, juga menyatakan kesiapannya untuk mediasi dan menegaskan bahwa Nirina dan keluarga juga merupakan korban dalam kasus ini.
"Mungkin dalam waktu dekat kami akan melakukan proses mediasi untuk ngobrol dengan pihak ketiga ini," kata Ernest.
Berita Terkait
-
Detik-detik Kelakuan Arogan Ajudan Gubernur Kaltim Diduga Intimidasi Demo GMNI
-
Netizen Bongkar Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1, Padahal Pernikahannya Super Mewah
-
Drama The Art Of Sarah, Sisi Gelap Obsesi Manusia terhadap Hidup Mewah
-
ART di Kalideres Diduga Curi Uang Rp30 Juta dan Emas Majikan, Sempat Izin Pulang Kampung
-
ART Diduga Lecehkan Anak Berkebutuhan Khusus karena Dijanjikan Uang
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak