SuaraBatam.id - Angin puting beliung menerjang kawasan Batu Lipai, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, pada Selasa (14/5/2024) sekitar pukul 11.45 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada puluhan rumah dan bangunan, serta menyebabkan satu orang warga terluka.
Menurut keterangan saksi mata, Rustam, saat kejadian, kondisi cuaca masih mendung dan gelap. Angin kencang berputar tiba-tiba menerjang dan membawa terbang berbagai material bangunan, termasuk atap seng.
"Belum hujan, masih mendung dan gelap. Anginnya kuat sekali dan terlihat berputar. Itu tadi atap rumah saya juga tercabut hingga terbang," ujar Rustam di lokasi kejadian, dilansir dari Batamnews--jaringan suara.com
Akibat terjangan angin puting beliung, berbagai bangunan mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga parah. Pohon-pohon tumbang dan patah, bahkan gerobak jualan pun tak luput dari terjangan angin kencang.
"Rata-rata, yang terkena pusaran angin mengalami kerusakan," kata Rustam.
Baca juga:
21 Kru Kapal MT Arman Diamankan Imigrasi Batam, Alasannya karena Ini
Adik Prabowo Bangun Pabrik Timah Senilai Rp400 Miliar di Batam
Kapolres Karimun, AKBP Fadli Agus, yang langsung turun ke lokasi kejadian, memimpin upaya penanganan darurat. Sejumlah personel kepolisian membantu warga yang terdampak, membersihkan puing-puing, dan mendata kerusakan.
"Saat ini kita masih melakukan pendataan jumlah rumah mengalami kerusakan karena angin puting beliung, saat ini diketahui baru ada sekitar 30 unit rumah yang rusak, diperkirakan akan lebih," ujar Kapolres Karimun.
Lebih lanjut, Kapolres Karimun menjelaskan bahwa terdapat satu orang warga yang mengalami luka di bagian kepala akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Korban telah mendapatkan penanganan medis.
Hingga saat ini, tim gabungan TNI-Polri, pemerintah daerah, dan pihak terkait masih terus melakukan pertolongan pertama dan pendataan lebih lanjut terhadap kerusakan yang diakibatkan angin puting beliung.
Berita Terkait
-
Pilu, Seorang Ayah di Karimun Meninggal Saat Selamatkan Anaknya yang Tenggelam di Laut
-
Terungkap, Suami Diduga Bunuh Istri Muda di Perumahan Kundur Karimun
-
Digagalkan, Tujuh PMI Ilegal Diselundupkan ke Malaysia dan Korea Selatan di Pulau Assan Karimun
-
Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Handuk di Karimun, Diduga Dibuang Orang Tua
-
6 PMI Ilegal Kedapatan Diseludupkan Melalui Pantai Pelawan Karimun
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang
-
Anggota DPRD Lingga Capt Ahmad Pajar Meninggal saat Menunaikan Ibadah Haji
-
Geger Pulau di Lingga Kepri Dijual Online Seharga Rp65 Miliar
-
Investasi Rp88 Triliun untuk Bangun AI Data Centre di Nongsa Batam
-
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kontainer Mineral Ilegal di Batam