SuaraBatam.id - Fahrul Anshori, yang dikenal dengan nama Ori, resmi ditahan di Unit 1 Mapolresta Barelang pada hari ini, Senin 22 April 2024. Ori disebut sebagai koordinator umum demonstrasi Rempang yang berlangsung di Bundaran Kantor BP Batam pada September 2023.
Ia diduga bertanggung jawab atas demonstrasi yang berujung pada bentrokan dengan aparat keamanan. Ori menegaskan bahwa aksinya di Rempang murni bertujuan untuk membela marwah masyarakat Melayu.
Melansir batamnews--jaringan suara.com, ia membantah tuduhan provokasi dan menyatakan bahwa aksinya bertujuan menyatukan masyarakat Melayu dalam membela marwah dan lahan di Rempang dan Galang.
Meskipun mengakui situasi demonstrasi menjadi tidak terkendali dan berujung kerusuhan, Ori menegaskan bahwa itu bukan bagian dari rencana gerakan demonstrasi damai yang ia pimpin.
Baca juga:
Diduga Danai Invasi Ukraina, Pria Rusia Beli Emas Batangan di Singapura Senilai 65 juta dolar AS
Bule Bikin Gaduh di Depan Masjid Raya Baitusyakur Batam, Berujung Dibawa ke Rumah Sakit, Ada Apa?
Kerusuhan tersebut mengakibatkan 34 orang ditahan dan divonis bersalah dengan hukuman penjara 3 hingga 8 bulan di PN Batam.
Ori menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan keadilan dan menerima penahanannya dengan lapang dada. Ia siap menjalani proses hukum yang berlaku.
"Mohon doa dan dukungannya ye, hari ini saye telah resmi ditahan di Polresta Barelang. Kasus ini murni bela marwah Melayu, saya ditahan dengan kepala tegak bahwa Melayu haruslah bersatu," ujar Ori.
"Saya tetap ingin selalu berada dalam wadah perjuangan rakyat mencari keadilan," tambahnya.
Berita Terkait
-
Bule Bikin Gaduh di Depan Masjid Raya Baitusyakur Batam, Berujung Dibawa ke Rumah Sakit, Ada Apa?
-
Ini Penampakan Rumah Contoh yang Dibangun BP Batam untuk Warga Terdampak Relokasi Rempang
-
Menggali Kekayaan Spiritual, Ini 3 Rekomendasi Wisata Religi di Batam
-
Siap-siap Batam Mati Air Siang Ini, Berikut Wilayah Terdampak
-
Batam Jadi Tuan Rumah MTQ X Tingkat Kepri 2024, Lokasi Acara di Pusatkan di Sini
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Lewat KPR Subsidi, BRI Bantu MBR Miliki Tempat Tinggal Lewat Program 3 Juta Rumah
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Transformasi Digital BRI Makin Kuat, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta di 2025