SuaraBatam.id - Seorang pria bernama Yosephloar (27) dilaporkan masih hilang usai tenggelam di Perairan Pulau Pucung Malang Rapat, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Senin 19 November 2023.
Yosephloar hilang saat mencari udang di perairan tersebut. Hingga saat ini Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.
Melansir Antara, menurut Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Slamet Riyadi, mengatakan korban dilaporkan hilang pada hari Sabtu (18/11), sekira pukul 18.00 WIB, oleh Kepala Satpolair Polres Bintan, IPTU Sarianto.
"Setelah itu, kami langsung bentuk tim SAR gabungan untuk mencari korban," kata Slamet Riyadi di Tanjungpinang, Minggu.
Slamet menyebut korban Yosephloar diduga terseret arus lalu hilang tenggelam ketika tengah mencari udang di perairan Malang Rapat, Sabtu, sekira pukul 17.00 WIB.
Saat kejadian, kata Slamet, ada saksi mata berjarak kurang lebih 100 meter yang melihat korban tenggelam. Saksi mata tersebut berusaha menolong, namun tidak berhasil.
"Sampai saat ini pencarian masih terus dilakukan. Korban belum berhasil ditemukan," ungkap Slamet.
Lanjut Slamet menyampaikan unsur gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian korban Yosephloar, antara lain Kantor SAR Tanjungpinang, Polres Bintan, KPLP Tanjung Uban, BPBD, PMI, perangkat Desa Malang Rapat serta masyarakat tempatan.
Tim SAR gabungan mengerahkan perahu karet ditambah mopel, kapal cepat Polair Bintan, dan kapal pompong nelayan Desa Malang Rapat untuk menemukan korban.
Baca Juga: Sudah 15 Hari Hilang, Petugas Hentikan Pencarian Remaja yang Tenggelam di Sungai Lubuak Sobae
"Kondisi cuaca sedikit berangin disertai curah hujan ringan," kata Slamet. [antara]
Berita Terkait
-
Cuaca Buruk Hambat Evakuasi ABK KM Bintang Laut, Tim SAR Fokus Selamatkan Korban di Perairan Arafura
-
Korban Terakhir Speed Boat Tenggelam di Karimun Ditemukan
-
Tim SAR Temukan Jenazah Pelatih Valencia FC Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo
-
Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, YLKI Minta Audit Independen dan Tanggung Jawab Operator!
-
Kronologis Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Jadi Korban Kapal Tenggalam di Labuan Bajo
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen