SuaraBatam.id - Pemerintah Kepulauan Riau melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri menggelar serangkaian pasar murah di Bintan.
Pasar murah di Bintan berlangsung pada 30-31 Maret di Kampung Bugis, 1-2 April di Bintan Center, 8-9 April di Senggarang, dan 17-18 April di Bintan Center.
Sementara Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri akan digelar di tanggal 15-16 April di Ruko Ganet Center.
Selain itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang juga akan menggelar pasar murah pada tanggal 4 sampai 6 April di halaman kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang.
Dinas UMKM Koperasi dan Perindag Kabupaten Bintan juga akan menggelar pasar murah di tiga lokasi yaitu Barek Motor Kijang, Pasar Kawal Gunung Kijang, dan Pasar Baru Tanjung Uban selama empat hari pada tanggal 10 sampai 13 April.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri Aries Fariandi di Tanjungpinang, Sabtu (25/3/2023) menyebutkan operasi pasar murah tersebut menggandeng Badan Urusan Logistik (Bulog), BUMD, dan sejumlah distributor.
"Kita polanya bekerjasama dengan distributor, jadi kemarin kita sudah melakukan rapat bersama distributor sebelum puasa untuk kita mapping lakukan operasi pasar dan bekerjasama dengan distributor, jadi nanti penjualannya dengan harga distributor," katanya dilansir dari Batamnews--jaringan suara.com.
Sementara kata dia, pasokan dan ketersediaan stok bahan pangan pokok di bulan puasa sampai menjelang hari raya akan cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kepri.
"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir tidak perlu panik semua komoditi barang kebutuhan pokok setelah kita mapping bersama dengan kawan-kawan distributor dan pemasok itu InsyaAllah aman, jadi tidak perlu khawatirlah untuk ketersediaan pasokan," pungkas Aries.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Ini 18 Lokasi Pasar Murah di Palembang, Transaksi Pakai QRIS
Berita Terkait
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Operasi Gabungan Bongkar Pengiriman 800 Kg Ketamin di Kepri
-
Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Juicy Luicy Klarifikasi soal Bagasi: Batal Tampil di Batam, Singgung Penyelenggara
-
Perkuat Layanan Digital Diaspora, BRImo Taiwan Sabet Apresiasi di IDX Anugerah Inovasi 2026
-
Jalan Berlumpur Tak Jadi Halangan, Kepala Unit BRI Sigambal Bantu UMKM Naik Kelas
-
BRI Siap Dukung Prabowo Perluas Kepemilikan Rekening, Inklusi Keuangan Jadi Fokus
-
Kasus ISPA di Batam Meningkat Efek Kabut Asap Karhutla