SuaraBatam.id - Dari tragedi pesta Halloween di Itaewon, seoul,Korea Selatan kita dapat belajar bagaimana sebaiknya menyelamatkan diri dari kerumunan.
Diketahui dalam peristiwa itu telah menewaskan ratusan orang karena kesulitan bernapas saat berada di tengah kerumunan.
Banyak orang yang kesulitan untuk melarikan diri. Akibatnya, banyak yang terjebak ditengah lautan manusia tersebut.
Ada beberapa cara yang lakukan jika terjebak diantara kerumunan orang-orang. Berikut dilansir dari herstory, beberapa cara yang bisa dilakukan, diantaranya:
1. Ikuti arus dan jangan mendorong
Jika muncul kepanikan dan ada yang saling mendorong, usahakan untuk mengikuti arus. Hal ini akan membantu untuk mencegah terjatuh di tengah kerumunan. Jangan pernah melawan arus dan terus ikuti arus sambil Beauty mengumpulkan energi.
2. Jalan menuju pintu keluar
Saat kerumunan mulai bergerak maju, hal terbaik yang dapat dilakukan adalah arahkan diri ke pintu keluar atau jalur yang berpotensi jadi pintu keluar. Untuk itu, selalu perhatikan sekitar, ya!
3. Cari tempat untuk melindungi diri
Carilah struktur yang kokoh untuk berdiri di belakang seperti pilar atau dinding.
4. Beri ruang bernapas
Sesak napas menjadi salah satu kondisi medis yang paling berpotensi terjadi di tengah kerumunan. Untuk menghindarinya, berikan ruang bernapas tepat di tengah wajah. Letakkan tangan di depan tubuh seperti posisi petinju. Pose ini diketahui sangat efektif untuk menghindari sesak napas saat terjebak di tengah kerumunan.
5. Tetap berdiri
Usahakan untuk terus tetap berdiri di tengah kerumunan. Jatuh di tengah lautan manusia akan membuat seseorang sulit berdiri dan risiko terinjak-injak pun semakin meningkat.
Berita Terkait
-
Kerumunan Terakhir: Mengapa Novel Okky Madasari Ini Ramalan Paling Akurat Tentang Media Sosial Kita?
-
Ulasan Novel Kerumunan Terakhir, Pudarnya Batas Realitas Kehidupan
-
Kerumunan Terakhir: Ketika Harga Diri Runtuh di Hadapan Penghakiman Netizen
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Detik-Detik Menegangkan Mobil Tabrak Kerumunan di Munich, 28 Luka-Luka!
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya