SuaraBatam.id - Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad masih enggan membicarakan Pemilihan Gubernur atau Pilgub 2024.
Gubernur Ansar mengungkapkan bahwa saat ini kondisi masyarakat tengah susah akibat dampak pandemi Covid-19.
Oleh karena itu belum tepat baginya untuk berbicara terkait kontestasi politik di Pilgub Kepri.
"Sekarang kita sedang fokus tangani pandemi dan menyejahterakan masyarakat," kata Gubernur Ansar dikutip dari Antara, Senin (28/2/2022).
Ansar mengingatkan kepada masyarakat agar membantu pemerintah menangani lonjakan kasus Covid-19 yang tengah terjadi dengan meningkatkan disiplin penerapan protokol kesehatan.
Menurutnya, pemerintah terus berupaya maksimal menekan penyebaran Covid-19 dan di sisi lain tetap mengawal perekonomian agar tetap tumbuh dan menggeliat.
"Itu masih jadi pekerjaan rumah (PR) terbesar kita saat ini. Kalau soal Pilgub 2024, nanti dulu, masih lama," kata Ansar.
Ansar tidak menanggapi terkait munculnya sejumlah figur politik yang digadang-gadang sebagai calon Gubernur Kepri 2024, salah satunya nama Wali Kota Batam yang juga Ketua DPW NasDem Kepri Muhammad Rudi.
"Iya, biarkan saja," kata Ansar singkat.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan wakilnya Marlin Agustina resmi dilantik dan mulai menjabat sejak tanggal 25 Februari 2021. (Antara)
Berita Terkait
-
Ansar Ahmad: Wisman Travel Bubble ke Kepri Masih Dibatasi 500 Orang Per Hari
-
Ansar Ahmad Janjikan Guru Non ASN di Kepri Terima Insentif Tambahan
-
Gubernur Kepri Ansar Ahmad Minta Lion Air Sediakan Rute Penerbangan Tanjungpinang-Pekanbaru
-
Sekretaris DPRD Kepri Diduga KKN, Bagi-bagi Proyek ke Keluarga dan Kerabat
-
Ansar Ahmad Tak Menyangka Pengawal Pribadinya Ditangkap karena Narkoba
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar