SuaraBatam.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad saat menyambut kedatangan wisman Travel Bubble dari Singapura menyebutkan bahwa pihak Pemerintah Singapura masih membatasi arus masuk warganya negara tersebut, hanya 350 orang per satu pekan. Melalui program vaccinated travel lane (VTL).
VTL merupakan skema wisatawan dari negara-negara yang telah ditentukan, dapat masuk tanpa karantina dengan syarat sudah menjalani vaksinasi lengkap.
“Artinya dalam sehari hanya untuk 50 orang saja,” ujar Ansar, melansir Batamnews, Kamis 24 Februari 2022.
Sedangkan Pemerintah Indonesia menetapkan akses masuk ke kawasan travel bubble mencapai 500 orang per hari, sehingga dalam satu pekan berjumlah 3.500 orang.
“Kalau bisa kita ingin seimbang juga, paling tidak sama-sama 500 orang per hari,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri, Buralimar menambahkan, pada langka pertama ini, pihaknya sedang mengupayakan pelaksanaan travel bubble sebaik mungkin.
Setelah itu, kawasan travel bubble bisa diperluas hingga melingkupi seluruh Kota Batam dan Kabupaten Bintan. Saat ini kawasan travel bubble hanya dibatasi di Nongsa, Batam dan Lagoi, Bintan.
“Kami juga arahkan agar VTL dapat diterapkan juga di Batam dan Bintan,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) Abdul Wahab menyampaikan, pihaknya berharap program VTL yang diterapkan Jakarta-Singapura bisa diterapkan juga untuk di kawasan Nongsa.
Baca Juga: Desainer Indonesia Disebut Pesan Organ Tubuh Manusia Untuk Karyanya, Polisi Brasil Ungkap Kasus ini
“Kami sedang komunikasi agar VTL yang diterapkan di Jakarta-Singapura itu bisa dilaksanakan di Nongsa ataupun di Lagoi,” ujarnya.
Sebelumnya, pelayaran perdana travel bubble akhirnya dimulai hari ini, Rabu (23/2/2022). Wisatawan mancanegara (wisman) dari Singapura tiba di Batam melalui Pelabuhan Nongsa Pura.
Sebanyak 26 orang wisman Singapura akan berlibur di kawasan Nongsa, dan menginap di Turi Beach Resort dan Batam View Resort.
Berita Terkait
-
Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit
-
Rupiah Melemah! Wisatawan Singapura Mulai Serbu Jakarta untuk Belanja, Mulai Kemang Hingga SCBD
-
Timnas Malaysia U-19 Percaya Diri Tatap Piala AFF U-19 2026, Singapura Jadi Ujian Awal
-
Anak Menkeu Purbaya Tak Pikirin Rupiah Loyo Saat Kuliah di AS, Bayar Pakai Bitcoin!
-
Rupiah 'Kena Mental'! Dolar Singapura Tembus Rp14.000, Pertama Dalam Sejarah RI
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
Terkini
-
Penemuan Kerangka Wanita Tanpa Identitas di Batam, Kepala Sudah Lepas
-
Pria Diduga Hina Suku Melayu Ditangkap Polresta Barelang, Sempat Minta Maaf
-
Pemuda Putus Cinta di Batam Bacok Tangan Sendiri, Ngaku Dibegal Biar Mantan Kasihan
-
Manager Hiburan Malam di Tanjungpinang Jadi Tersangka Pengeroyokan Polisi
-
Transformasi Tata Kelola BUMN Dinilai Positif dengan Perkuat GCG and Efisiensi