SuaraBatam.id - Seorang warga Batam diduga digigit cacing laut dan ubur-ubur viral di media sosial. Akibatnya, kaki korban mengalami kemerahan dan dalam foto yang diperlihatkan seorang pengguna media sosial bernama Fonxadado Duwee, cacing tersebut seperti masuk ke dalam kulitnya atau menjadi parasit.
Ia menyebutkan jika pasien mendatangi Puskesmas Sekupang. Tampak telapak kaki pasien tersebut memerah dengan ruam-ruam.
Dari keterangan, semula warga itu hanya duduk-duduk di pasir di sebuah pantai di kawasan Pulau Galang.
"5 orang kawannya yang terkena cacing. Sebelumnya hari sabtu mereka ke Marina. Lalu ke suatu pantai di Pulau galang. Cacing bisa masuk ke kulit. Cacing ini bisa hidup di bawah kulit ari," tulisnya.
Ternyata, kejadian itu juga dialami pengunjung lain.
“Iya, ibuk saya kemarin juga kenak sengat ubur-ubur waktu lagi main air di pantai,” ujar Said menceritakan pengalaman ibunya yang terkena sengatan ubur-ubur dikutip dari batamnews. Beruntung tidak menjadi parasit.
Belum diketahui dengan pasti mengapa kaki korban jadi seperti ini. Namun jika digigit ubur-ubur ada ciri-ciri yang dapat dikenali.
Dikutip dari hellosehat.com, sengatan ubur-ubur bisa terasa menyakitkan dan menimbulkan reaksi yang mengganggu.
Saat menyengat, ubur-ubur akan melepaskan racun yang kuat ke dalam kulit. Pada kasus tertentu, sengatan hewan laut ini bahkan bisa menyebabkan reaksi alergi serius yang mengancam nyawa.
Bahayanya, keberadaan ubur-ubur sering kali tidak disadari sehingga banyak yang terkena sengatannya saat berenang di laut.
Baca Juga: Alasan Cacing Kerap Muncul di Kamar Mandi dan Cara Mudah Menghilangkannya
Ketika seseorang mengalami alergi berat, maka beberapa gejala yang mungkin timbul setelah tersengat ubur-ubur adalah sebagai berikut:
• sulit bernapas,
• pusing,
• ruam yang menyebar dengan cepat,
• mual,
• denyut jantung meningkat,
• kejang otot, dan
• penurunan kesadaran.
Berita Terkait
-
Filosofi SpongeBob Jadi Ubur-Ubur dan Ilusi Kabur dari Burnout
-
Belajar Tenang ala Buddhis di Buku Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya 3
-
Mikroplastik Ancam Dasar Laut, Cacing Bambu Jadi Korban Pertama
-
Putus Rantai Cacingan, Kemenkes Ajak Orang Tua Rutin Beri Obat Cacing dan Jaga Kebersihan Anak
-
5 Rekomendasi Obat Cacing yang Aman untuk Anak dan Orang Dewasa, Bisa Dibeli di Apotek
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
Terkini
-
Kasus ISPA di Batam Meningkat Efek Kabut Asap Karhutla
-
5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau
-
Lewat Kinerja Triwulan II 2026, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora