SuaraBatam.id - Pemprov Kepri telah menganggarkan sebanyak 795 rumah yang akan dialiri listrik pada tahun ini, dengan jumlah rumah yang terbanyak ada di Kabupaten Karimun, yakni sebanyak 610 rumah.
Salah satu yang diupayakan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat ini adalah aliran listrik masuk desa di Desa Tulang, Karimun, Rabu (13/10).
Sebelumnya ini, masyarakat Desa Tulang dilaporkan secara swadaya mengalirkan listrik ke desa mereka, hal ini sangat membebani masyarakat karena mahalnya biaya penyambungan dan pemakaian listrik.
Untuk tahap awal, karena keterbatasan sumber daya, maka listrik yang dialirkan hanya selama 12 jam.
Namun Ansar meminta secara khusus agar ditambah lagi dua jam sehingga menjadi 14 jam.
"Kalau 14 jam itu cukup untuk masyarakat beraktivitas dari malam sampai pagi hari, bila perlu saya siapkan surat gubernur agar bisa dialirkan sampai 14 jam," pinta Gubernur.
Untuk mengupayakan listrik ini, Pemprov Kepri akan bekerja bersama PLN UP3 cabang Tanjungpinang.
"Kepri Terang ini menjadi target yang terus kita kejar, tahun ini kita menargetkan 15 desa bisa masuk listrik, sementara 12 desa sudah dialiri listrik di bulan Oktober, sisa 3 desa kita selesaikan sampai akhir Desember nanti," terang Gubernur.
Dijelaskan pula oleh Gubernur jika penyambungan listrik desa ini menggunakan APBD Kepri, dan merupakan salah satu usulan dari anggota DPRD Kepri Dapil Karimun.
Baca Juga: Rotasi Ratusan Pejabat di Kepri, Ansar Ahmad: Dipilih Tanpa Transaksi
Berita Terkait
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Menyelamatkan Nyawa di Ujung Perbatasan: Akhir Tragis Pelarian Kapal Penyelundup di Bintan
-
Bintan Bukan Cuma Pantai, Ada Jejak Sejarah Melayu hingga Blue Lake yang Unik
-
Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor
-
Tega! Penjaga Sekolah di Bintan Peras 10 Siswa SD, Uangnya Dipakai Buat Judi Online
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak