SuaraBatam.id - Sebuah video ungahan akun Tiktok @jodohmuuu_hehe, Senin (4/10/2021) viral. Video itu mengunggah sejumlah orang sedang berkumpul di sebuah lokasi hajatan.
Mereka tampak berkumpul menghitung uang hajatan atau sumbangan nikah. Menariknya jumlah nominalnya dibacakan.
Di tengah-tengah mereka sebuah wadah yang berisi tumpukan uang tunai.
Dalam video viral di media sosial itu, tampak seorang pria membacakan jumlah sumbangan dengan memakai pengeras suara.
Saat itu, sumbangan yang disebutkan jumlahnya mencapai 1 miliar rupiah.
Sumbangan nikah diumumkan satu-satu pakai pengeras suara (tiktok)
"226 juta + tanah 1 hektare + 1 ekor sapi," bunyi keterangan dalam video viral tersebut, dikutip HiTekno.com dari Suara.com.
"Adat orang galeso kalau acara sudah selesai saatnya bongkar isi undangan semua tamu lalu diucap satu persatu pakai mic, ini salah satu isi undangan 1 orang tamu saja mencapai 1 miliar," lanjutnya.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan di video, diketahui bahwa menurut kebiasaan setempat setiap kali selesai acara amplop sumbangan akan dibuka dan dibacakan satu-satu nominalnya.
"Yang isi undangannya 1 juta sampai 10 juta kena mental wkwkwk. Adat orang galesong memang gini guys, kalau acara selesai undangan dibuka satu persatu lalu disebut jumlah isi undangannya pakai mic secara terang-terangan," tulisnya dalam video viral itu.
Baca Juga: Pengantin Pamer Kegiatan Usai Resepsi: Sayang Malam Pertama, Gaskeun!
"Jadi bukan uang panai yaa ini uang pa solo," pungkasnya.
Tanggapan Netizen
Melihat video viral di media sosial tersebut, para netizen lantas menuliskan beragam tanggapan. Beberapa dari mereka menyoroti jumlah sumbangan yang sangat besar.
Ada juga beberapa netizen yang kurang berkenan melihat aksi tersebut.
"Siap nikah, auto jadi sultan," komentar salah seorang netizen.
"Balikinnya matilah aku joo," sahut netizen lain.
Berita Terkait
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing
-
Gaji vs Kemapanan: Nominal Lebih Besar Ternyata Belum Memberi Rasa Tenang?
-
'Bukan Saya', Bupati Kuansing Bantah Kasih Amplop Ke Menhut Raja Juli
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah