Hal terunik dari Festival Kampung Terih ini adalah keberadaan pasar mangrove. Pasar dadakan ini merupakan sebuah bazar yang diadakan di jalur memanjang di bawah rindangnya hutan mangrove yang ada di sepanjang Pantai Terih.
Wisatawan yang berdatangan ke Festival Kampung Terih dapat menikmati udara pesisir sambil mengeksplor tentang hutan mangrove di sepanjang pinggir pantai.
Hal itu bertujuan untuk membangun dan meningkatkan kesadaran untuk melestarikan lingkungan sekitar. Meski tidak menentu jadi festival tahunan, festival ini biasanya diadakan di bulan Desember.
Festival Kampung Terih akan mengajak pengunjung berinteraksi langsung dengan alam dan budaya setempat. Wisatawan yang hadir di festival itu bisa ikut menari, bermain gasing, atau menikmati pesona wisata pantai dan hutan mangrove di sekitarnya. Tak hanya menikmati pemandangan alam, para wisatawan juga bisa mencicipi sajian kuliner khas Kampung Terih serta khas daerah Batam yang dijamin lezat.
3. Festival Batam International Culture Carnival (BICC)
Festival berskala internasional ini digagas sejak tahun 2017 dan terbilang sukses pada gelaran perdananya. Festival Batam International Culture Carnival (BICC) merupakan pawai kebudayaan tahunan yang telah masuk ke dalam 100 Calendar of Event (CoE) Kementerian Pariwisata Indonesia.
BICC sendiri digagas oleh Badan Pengusahaan (BP) dan Asosiasi Karnaval Indonesia (Akari) Batam dan diadakan menjelang perayaan ulang tahun atau hari jadi Kota Batam yang jatuh pada bulan Desember.
Festival yang mengusung budaya internasional ini akan membuat wisatawan mengeksplorasi kekayaan seni, budaya, dan kuliner khas Batam serta Indonesia pada umumnya. Parade karnaval, ragam seni pertunjukan, dan budaya digelar di sepanjang jalanan kota.
Mengusung konsep "street carnival" atau karnaval jalanan, festival ini membuat jalanan biasa disulap menjadi panggung fashion show. Ratusan peserta mengikuti parade dengan kostum-kostum unik dan menawan. Dalam festival ini juga diselenggarakan atraksi serta tarian tradisional khas Nusantara.
Baca Juga: Rincian Syarat Lengkap Perjalanan Transportasi Darat, Laut dan Udara Tujuan Kepri
Tak hanya budaya dari daerah Nusantara, festival ini pun menyuguhkan beragam kebudayaan internasional. Mulai dari tarian khas Brasil hingga belly dance. Festival ini umumnya juga menampilkan kostum-kostum hasil karya seniman nusantara maupun mancanegara.
Kontributor : Muhammad Subchan Abdillah
Berita Terkait
-
Viral Vandalisme 'Thx Jokowi Im Dead' di Terowongan Pelita, BP Batam: Polusi Visual!
-
Komplotan Perampok Internasional Ditangkap di Batam, Dikenal Sadis Saat Beraksi
-
Vaksinasi di Batam Capai 73 Persen, Ternyata Sempat Ada Selisih Penerima Vaksin
-
Cuma Gegara Berisik Saat Main Ponsel, Pria 36 Tahun Pukuli Pacar Hingga Babak belur
-
Diskotik di Batam Beroperasi Tanpa Prokes Selama PPKM, Panen Kecaman Warga
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ratusan Warga Asing Digerebek di Apartemen Baloi View, Imigrasi Batam Beri Penjelasan
-
Warga Batam Diminta Tampung Air Banyak-banyak, Besok Aliran Mati di Berbagai Wilayah
-
Pengepul Chip dan Pemain Judol di Batam Dibekuk Polda Kepri
-
BBRI Masih Menarik di 2026, Laba Tumbuh dan Kredit Tetap Ngebut
-
Tumbuh 13,7%, BRI Kantongi Laba 15,5 Triliun di Triwulan I 2026