SuaraBatam.id - Masyarakat Kota Batam, Kepulauan Riau dihebohkan dengan munculnya vandalisme kritikan terhadap Presiden Jokowi yang berada di Terowongan Pelita, Kamis (19/8/2021).
Hal tersebut awalnya diketahui dari postingan salah satu pengguna media sosial @ridho_ahadana, yang saat ini tengah ramai diperbincangkan oleh masyarakat Kota Batam.
Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat sebuah tulisan "Thx Jokowi. Im Dead", yang menarik perhatian pengguna jalan yang tengah melintas.
Tidak hanya itu, para petugas Ditpam yang tiba di lokasi, juga terlihat melakukan pengecekan lokasi terowongan, yang merupakan salah satu aset Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Menanggapi hal ini, Direktur Humas dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar menyebut bahwa saat ini aksi vandalisme tersebut sudah ditangani oleh para petugas Ditpam BP Batam.
Saat ini, seluruh area tembok di terowongan tersebut, telah di cat ulang.
"Sudah ditangani oleh petugas, sudah dicat ulang lagi," jelasnya melalui sambungan telepon, Kamis (19/8/2021).
Dendi juga menghimbau agar masyarakat tidak terpancing untuk melakukan tindakan serupa, dengan mengorbankan fasilitas umum yang telah dibangun.
Tidak hanya merusak fasilitas umum, tindakan vandalisme ini juga merugikan, terutama dari sisi polusi visual.
Baca Juga: Rincian Syarat Lengkap Perjalanan Transportasi Darat, Laut dan Udara Tujuan Kepri
"Bukan hanya tulisannya, coretan di kawasan itu tentu saja menjadi polusi visual," tegasnya.
Untuk selanjutnya, pihak BP Batam mengaku bahwa saat ini telah menyerahkan kelanjutan penyelidikan terhadap Kepolisian.
"Saat ini tindakan selanjutnya kita serahkan ke pihak Kepolisian," paparnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Komplotan Perampok Internasional Ditangkap di Batam, Dikenal Sadis Saat Beraksi
-
Vaksinasi di Batam Capai 73 Persen, Ternyata Sempat Ada Selisih Penerima Vaksin
-
Cuma Gegara Berisik Saat Main Ponsel, Pria 36 Tahun Pukuli Pacar Hingga Babak belur
-
Diskotik di Batam Beroperasi Tanpa Prokes Selama PPKM, Panen Kecaman Warga
-
Dugaan Penempatan TKi Ilegal Tanpa Prosedur di Batam, Satgas Lakukan Penelusuran
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur