SuaraBatam.id - Salah seorang nasabah Bank CIMB Niaga Batam, Kurnia Fansury kini menggugat bank CIMB atas pengalihan piutang rumah miliknya yang berada di Perumahan Beverly Park blok 11, nomor 16, Batam Center.
Hal ini dilakukannya usai sistem pengalihan melalui sistem Cessie yang dilakukan perbankan dinyatakan dilakukan tanpa persetujuan Kurnia Fansury sebagai pemilik awal.
Kuasa hukum Kurnia Fansury, Nasrul menjelaskan bahwa permasalahan ini bermula pada 11 September 2020, Bank CIMB Niaga melayangkan surat somasi ke-2 yang dikirimkan ke rumahnya di Dabo Singkep, Lingga.
"Hal ini juga merupakan pernyataan klien saya, saat proses persidangan yang berlangsung Selasa kemarin di Pengadilan Negeri Batam," jelas Nasrul yang ditemui, Kamis (13/8/2021).
Nasrul melanjutkan, kliennya diharuskan membayarkan biaya angsuran pokok, bunga, dan denda senilai Rp 91 juta dengan batas waktu pembayaran 18 September 2020.
Mengenai surat pemberitahuan ini, dijelaskan Nasrul karena saat itu sistem auto debet yang biasa digunakan oleh kliennya, ternyata mengalami masalah.
Namun hal ini baru diketahui belakangan ini karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan dari pihak CIMB Niaga, mengenai sistem mereka yang tengah mengalami masalah.
"Biasanya sistem pembayaran klien saya, dilakukan melalui auto debet dari perusahaan kliennya, dan sisa angsuran kredit kliennya tinggal Rp 33 juta . Tapi baru ketahuan setelah datang pemberitahuan tunggakan selama dua tahun. Jadi klien saya diminta untuk membayar tagihan tertunda, serta denda dengan total Rp 91 juta," ungkap Nasrul.
Dalam perjalanan ingin melunasi kredit rumah miliknya, pihak CIMB Niaga kemudian menyarankan agar kliennya mengajukan permohonan keringanan kepada pihak Bank.
Baca Juga: Butuh Rp12 Trilyun Untuk Bangun Pelabuhan Batuampar, Wali Kota Buka Semua Opsi
Namun menurut Nasrul, hal ini mencurigakan karena kliennya dihubungi secara pribadi oleh seseorang bernama Guntur yang mengaku perwakilan dari CIMB Niaga.
"Kemudian ada yang mengaku dari pihak CIMB Niaga menghubungi klien saya. Dia menyarankan agar mengajukan permohonan keringanan ke Bank CIMB Niaga sebesar Rp 45 juta," tuturnya.
Akan tetapi permohonan keringanan yang sebelumnya telah diajukan oleh kliennya ternyata mendapat penolakan dari pihak CIMB Niaga.
Namun setelah penolakan ini, pihak bank kemudian mengirimkan pemberitahuan, bahwa rumah kliennya telah melalui sistem CESSIE atau pengalihan hak yang mengakibatkan terjadinya pergantian kreditur atas nama Wahyudi.
Usai menerima informasi ini, Nasrul bersama kliennya kemudian mendatangi pihak CIMB Niaga guna meminta penjelasan sejak awal kliennya tidak pernah melakukan persetujuan pengalihan kepemilikan.
"Menyetujui saja tidak pernah. Apalagi meminta bank untuk melakukan sistem Cessie pada tagihan milik klien saya yang tertunda," tegas Nasrul.
Berita Terkait
-
IHSG Hari Ini Diprediksi Stagnan, PPKM Beri Dampak Kontraksi Ritel
-
Pemprov Kepulauan Riau Siapkan Ribuan Vaksin Moderna Untuk Warga Sipil
-
Mal di Batam Tawarkan Diskon Hingga 80 Persen Usai Diizinkan Kembali Buka
-
Mal di Batam Mulai Ramai Warga Sehari Setelah Diizinkan Beroperasi
-
Peraturan Lengkap Transportasi Selama Perpanjangan PPKM Hingga 16 Agustus 2021
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia
-
Lewat AgenBRILink, Kursumawati Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Serbalawan
-
Pukul, Tendang lalu Menyeret: Sadisnya Oknum Satpam Aniaya Karyawati di Bintan
-
Penganiayaan Brutal Karyawati Hotel di Bintan: Pelaku Pakai Sepatu Boots
-
Didampingi BRI, UMKM Brownies Ketan Sidoarjo Ekspor hingga Australia dan Turki