SuaraBatam.id - Antusiasme manajemen pusat perbelanjaan atau mal di Batam dalam menyambut kebijakan izin operasi sejak pemberlakuan PPKM Level 3 terlihat dengan berbagai promo menarik bagi para pengunjung.
Hal serupa juga dilakukan pengelola DC Mall Batam yang menghadirkan program giveaway voucher belanja bagi 20 pemenang setiap minggunya.
"Syaratnya gampang, datang ke mall, berbelanja di tenant manapun. Foto kemudian upload ke medsos dan tag ke akun IG kita, otomatis akan masuk ke dalam proses pengundian," ujar CO Event DC Mall Batam, Eddy saat dihubungi Suara.com, Kamis (12/8/2021).
Tidak hanya itu, ada pula program lain seperti promo diskon sebesar 20 persen yang dihadirkan oleh berbagai tenant. Promo menarik untuk pengunjung akan terus hadir hingga akhir Agustus mendatang.
Semenjak kembali diizinkan beroperasi, Edy menuturkan bahwa kebijakan ini membuat pihak manajemen dan tenant dapat bernafas lega.
"Program-program ini sebagai bentuk syukur management dan tenant mas. Atas kebijakan mall dibuka kembali dan semoga tetap dibuka kembali," paparnya.
Edy menuturkan, harapan mal untuk tetap dibuka lantaran menurutnya, sejak mal diminta untuk berhenti beroperasi, tercatat 20 persen tenant yang berada di DC Mall memutuskan untuk keluar dan tidak melanjutkan sewa.
"Sampai saat ini 20 persen out, selebihnya bertahan," tuturnya.
Tidak hanya DC Mall, Grand Batam Mall juga mengadakan program untuk para pengunjung usai diizinkan kembali buka. Program yang dihadirkan bagi para pengunjung, adalah diskon hingga 80 persen dari berbagai tenant merk terkenal.
Baca Juga: Operasional Mal Diperpanjang Pukul 20.00 WIB, Belum Terapkan Wajib Kartu Vaksin
Program ini diikuti berbagai merk terkenal seperti Adidas, Executive, H&M, serta masih banyak lagi dan akan berlangsung hingga 23 Agustus mendatang.
"Khusus bagi pengunjung yang sudah rindu berbelanja di mall. Di atrium kita hadirkan pameran dari berbagai tenant branded, dan diskon nya beragam hingga 80 persen," ungkap Coorporate Communications Grand Batam Mall, Novi saat ditemui.
Namun demikian, Novi mengingatkan para pengunjung untuk tetap menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes), sesuai dengan kebijakan yang berlaku.
Untuk jam operasionalnya, pihak manajemen masih mengikuti ketentuan yang berlaku, seperti operasional hingga pukul 20.00 wib, pembatasan pengunjung sebanyak 50 persen dan pemberlakuan take away bagi pengunjung yang ingin berbelanja di area Food and Beverage.
"Masuk ke area mall juga akan dilakukan pemeriksaan ketat mas. Kita harap kondisi tetap seperti ini, agar mall tetap dibiarkan beroperasional. Kasian juga para tenant apabila mall ditutup kembali," ungkapnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Puan Maharani: Prokes Tetap Nomor Satu, Syarat Sertifikat Vaksin Nomor Dua
-
Razia Protokol Kesehatan di Makassar, Warga Positif Covid-19 Langsung Isolasi
-
52 Pelanggar Prokes PPKM di Medan Jalani Sidang
-
LIVE: Evaluasi Kepatuhan Protokol Kesehatan dan Perkembangan Covid-19, Agustus 2021
-
Mal di Batam Mulai Ramai Warga Sehari Setelah Diizinkan Beroperasi
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Lewat KPR Subsidi, BRI Bantu MBR Miliki Tempat Tinggal Lewat Program 3 Juta Rumah
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Transformasi Digital BRI Makin Kuat, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta di 2025