SuaraBatam.id - Petugas pemadam kebakaran tentu memiliki tugas dan bertanggung jawab untuk membantu warga dalam memadamkan api kebakaran. Sementara bagi warga, bisa membantu untuk memberi jalan kepada mobil pemadam kebakaran atau memberikan bantuan tanpa mengganggu proses pemadaman.
Namun, tidak dengan warga asal Desa di Lawas, Serawak yang baru-baru ini viral. Pria asal Malaysia itu mengamuk dan menyerang petugas pemadam kebakaran yang sedang bertugas karena datang terlambat.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (19/6/2021) lalu, dan video penyerangan petugas pemadam kebakaran ini tersebar luas di media sosial.
Dalam video yang viral tersebut, tiga pria terlihat menyerang petugas pemadam kebakaran yang sedang bertugas. Seorang warga sempat menendang petugas hingga terjengkang.
Melansir Batamnews (jaringan Suara.com), diduga kesal dengan perbuatan warga tersebut, seorang petugas lantas menyemprotkan air ke warga tersebut.
Petugas yang kehabisan kesabaran lantas hampir menanggapi perkelahian yang dilakukan warga tersebut. Beruntung ada warga lain yang menghentikan mereka.
Disampaikan oleh Wakil Kepala Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lawas, Tiong Ling Hii, saat ini kepolisian setempat sudah menyelidiki adanya dugaan penganiayaan.
Laporan menyebut, ada seorang petugas pemadam kebakaran yang terluka Dalam kebakaran ini, sejumlah rumah semi permanen hangus terbakar termasuk dua mobil milik warga.
Baca Juga: Oknum Anggota BPD di Bengkalis Dipolisikan, Diduga Aniaya Warga Sakai
Berita Terkait
-
Karyawati Korban Penganiayaan Bos Kelab Malam Kota Malang Didampingi 11 Pengacara
-
Polsek Taman Sari Ringkus Ketua Geng Motor Pelaku Begal Disertai Penganiayaan
-
Perempuan Pegawai Kelab di Malang Mengaku Dihajar, Dijambak, Diinjak-injak Bosnya
-
Punya Istri 3, Rauf Pukuli Istri Kedua Saat Hamil Hingga Tulang Tengkorak Retak dan Koma
-
Babak Belur Karyawan Wanita Dihajar Bos Klub Malam di Kota Malang
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen