SuaraBatam.id - Pilkades segera digelar di di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), tepatnya pada 21 Juli mendatang. Namun, saat ini sejumlah tahapan sudah dimulai.
Total ada75 desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak tahun ini. Masing-masing desa akan mendapatkan dana senilai Rp25 juta untuk honorarium, logistik, transportasi, konsumsi dan lainnya.
Dari total anggaran Rp25 juta tersebut, honorarium panitia Pilkades sudah dirincikan mulai dari ketua hingga anggota. Ketua mendapatkan honor senilai Rp300 ribu per bulan, sementara anggota mendapatkan Rp150 ribu per bulan selama 5 bulan.
Meski begitu, nominal tersebut dianggap sangat kecil dan tidak sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan oleh panitia Pilkades.
"Kalau kita lihat beban kerja panitia ini lumayan berat, seperti pemuktahiran data pemilih, sosialisasi, cetak surat suara dan melipatnya. Kemudian persiapan logistik, membentuk KPPS, verifikasi berkas paslon dan tahapan yang lumayan padat," ujar salah seorang Anggota Panitia Pilkades di Lingga yang enggan namanya disebutkan kepada Batamnews, Sabtu (12/6/2021).
Dengan beban kerja tersebut, honor Rp150 ribu per bulan bagi anggota Pilkades dirasa kurang.
"Panitia bertanggung jawab penuh terhadap suksesnya penyelenggaraan Pilkades ini. Oleh karena itu, rasanya sangat tidak manusiawi sekali hasil kerja hanya dihargai segitu," sebutnya.
Ia menjelaskan, jika dibandingkan dengan Pilkada yang mana anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) mendapatkan honor senilai Rp1,1 juta diluar operasional, dengan beban kerja lebih ringan, hal ini berbanding terbalik dengan Pilkades.
"Harapan saya semoga bisa ditinjau kembali lah oleh pihak kabupaten terkait honor ini. Itu terlalu rendah sekali. Kita ini bukan di Pulau Jawa, harga barang semua serba mahal. Jadi seharusnya kita punya standar sendiri jangan hasil kerja dihargai sembarangan," kata dia.
Baca Juga: Warga Lingga Korban Kapal Tenggelam di Jambi Ditemukan Meninggal Dunia
Berita Terkait
-
Pasangan Suami Istri di Purwakarta Bertarung di Pilkades
-
Honor 50 Pro Muncul di AnTuTu, Ungkap Spesifikasi Utamanya
-
Sopir Salah Injak Pedal Gas, Truk Ekspedisi Seruduk Ruko dan Klinik Dokter
-
Gelar Pilkades Serentak Agustus 2021, Bupati Jember Gratiskan Biaya Pendaftaran
-
Ponsel Pertama Honor dengan Android dan Chip Snapdragon Meluncur 16 Juni
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI