SuaraBatam.id - Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Batam, Budi Santosa menyebut, salah satu warga Batam Kecamatan Batam Kota yang terpapar Virus corona B117 tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar Kota Batam.
Budi juga menegaskan bahwa warga tersebut juga bukan merupakan Warga Negara Asing (WNA), atau Pekerja Mingran Indonesia (PMI) yang baru saja kembali dari Malaysia.
"Ini yang buat kami bingung saat ini, karena yang bersangkutan tidak miliki riwayat perjalanan luar kota dan luar negeri. Kami juga tengah fokus dimana kemungkinan dia terpapar," tegasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (25/5/2021).
Kendati demikian, pihaknya juga menolak untuk memberitahu mengenai identitas pasien terpapar varian virus corona B117 yang sama dengan Inggris.
Terkait detail warga Batam tersebut, Budi menyampaikan hal itu merupakan ranah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam.
Kronologi berawal saat Budi menyampaikan bahwa sebelum dinyatakan terpapar varian baru, sang pasien sempat melakukan Swab Test mandiri di RS Awal Bros pada tanggal 16 April, kemudian dinyatakan positif pada tanggal 17 April.
Ia melanjutkan, sejak dinyatakan positif pasien tersebut dikirim ke RSKI Galang, dan menjalani isolasi hingga tanggal 22 April.
"Tapi di tanggal 22 April, pasien alami gejala batuk dan pilek kemudian dikirim kembali ke RS Awal Bros hingga dinyatakan sembuh pada tanggal 28 April," jelasnya.
Pengiriman sampel baru dapat dilakukan oleh pihak BTKLPP pada tanggal 29 April, bersamaan dengan 131 sampe guna menjalani test Whole Sequencing Genome (WGS) terhadap 131 sampel yang dikirimkan ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes).
Baca Juga: Identitas Mayat Misterius di Drainase SPBU Mediterania Batam Terungkap
Untuk hasilnya, diakuinya baru didapat pada tanggal 23 Mei kemarin untuk kemudian diumumkan kepada publik melalui media massa.
Saat ini, pihaknya juga mengakui bahwa tengah berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Batam dalam melakukan tracing kontak terhadap warga yang dinyatakan terpapar varian baru.
"Saat ini tentang berapa jumlah sampel kontak yang sudah kita ambil belum dapat dipublikasi mas. Tapi keluarga inti sudah kita ambil dan kita kirim juga," tuturnya.
Pernyataan berbeda dilontarkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengenai proses tracing terhadap kontak dekat warga Batam yang dinyatakan terpapar varian virus corona B117.
Didi menuturkan bahwa komunikasi antara BTKLPP dan Dinas Kesehatan Provinsi mengenai hal ini tidak berjalan baik.
"Bagaimana mau melakukan tracing, komunikasinya saja amburadul," paparnya.
Berita Terkait
-
Kembali Terjadi! Admin Arisan Online Asal Batam Bawa Kabur Uang Milyaran
-
Ratusan Orang Positif COVID-19 di Batam Selasa Hari Ini
-
SAH! Endang Abdullah Akan Dilantik Jadi Wakil Wali Kota Tanjungpinang
-
Warga Batam Positif Virus Corona B117, Dinkes Kepri: Ini Sudah Menyebar
-
Identitas Mayat Misterius di Drainase SPBU Mediterania Batam Terungkap
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant