SuaraBatam.id - BPS mendata tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Provinsi Kepulauan Riau pada Februari 2021 tertinggi di Indonesia, mencapai 10,12 persen atau berada di atas rata-rata nasional level 7,07 persen.
Meski begitu, TPT pada Februari 2021 di daerah itu turun sebesar 0,22 persen poin dibandingkan Agustus 2020, di mana saat itu TPT menyentuh level 10,34 persen.
"Hal ini berarti dari 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar 10 orang pengangguran," kata Kepala BPS Provinsi Kepri Agus Sudibyo, Kamis (6/5/2021).
Berdasarkan jenis kelamin, pada Februari 2020 TPT perempuan sebesar 11,11 persen lebih besar dibanding TPT laki-laki yang sebesar 9,56 persen.
Sementara pada Februari tahun lalu, TPT laki-laki dan perempuan naik sebesar 3,07 persen poin dan 6,05 persen poin.
"Sedangkan jika dibandingkan dengan Agustus 2020, TPT laki-laki turun 1,31 persen point sementara TPT perempuan naik 1,72 persen poin," kata dia.
Ia melanjutkan, pada Februari 2021, TPT perkotaan sebesar 10,64 persen hampir tiga kali lebih besar dari daerah perdesaan (3,78 persen). Dibandingkan Februari 2020, TPT perkotaan dan perdesaan naik sebesar 4,34 persen poin dan 1,45 persen poin.
Jika dibandingkan bulan Agustus 2020, TPT perkotaan dan perdesaan masing-masing mengalami penurunan sebesar 0,25 persen poin dan 1,63 persen poin.
Untuk diketahui, TPT menurut kategori pendidikan mempunyai pola yang sama baik Februari 2021, Agustus 2020, dan Februari 2020.
Baca Juga: Dinkes Batam Duga Varian Baru Virus Corona Sudah Masuk Kepri
Pada Februari 2021, TPT dari SMK masih merupakan yang paling tinggi dibandingkan tamatan jenjang pendidikan lainnya, yaitu sebesar 13,39 persen. Sedangkan TPT terendah adalah mereka dengan pendidikan SD ke bawah, dengan presentase 5,37 persen.
"Dibandingkan Februari 2020, TPT hampir semua kategori pendidikan mengalami peningkatan. Namun jika dibandingkan Agustus 2020 kategori pendidikan SMA dan Universitas saja yang mengalami peningkatan," tutup Agus. [Antara]
Berita Terkait
-
Harga Kebutuhan Pokok di Batam Mulai Naik Jelang Lebaran
-
Dampak Pandemi, 19 Ribu Lebih Warga Sumbar Jadi Pengangguran
-
Angka Pengangguran Akibat Pandemi COVID 19 Sumsel Menurun
-
Warga Diminta Waspada, Kasus Aktif Covid-19 di Kepri Meningkat 1.457 Pasien
-
Diremehkan karena Pengangguran, Wanita Ini Sukses Bungkam Omongan Nyelekit
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Lewat KPR Subsidi, BRI Bantu MBR Miliki Tempat Tinggal Lewat Program 3 Juta Rumah
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Transformasi Digital BRI Makin Kuat, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta di 2025