SuaraBatam.id - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat jumlah kasus aktif virus corona di wilayah tersebut mencapai 1.457 orang.
Sekda Kepri Tengku Said Arif Fadillah mengatakan, kasus aktif COVID-19 di wilayah tersebut tersebar di Batam 719 orang, Tanjungpinang 367 orang, Bintan 136 orang, Karimun 139 orang, Lingga dan Natuna tinggal tiga orang, Lingga 17 orang, dan Kepulauan Anambas 76 orang.
"Peningkatan jumlah pasien COVID-19 terjadi sejak April 2021," ujar Arif saat ditemui di Tanjungpinang, Rabu (5/5/2021).
Ia menjelaskan, jumlah pasien COVID-19 di Kepri hari ini bertambah 94 orang sehingga total jumlahnya sejak pandemi Maret 2020 sampai sekarang menjadi 11.880 orang.
Penambahan pasien itu terjadi di Batam sebanyak 50 orang, Tanjungpinang 16 orang, Karimun enam orang, Bintan empat orang, dan Anambas 18 orang.
"Tidak ada penambahan pasien baru di Lingga dan Natuna," ucapnya.
Sementara total jumlah pasien di Kepri sejak Maret 2020 sampai sekarang tersebar di Batam sebanyak 7.535 orang, Tanjungpinang 2.323 orang, Bintan 1.005 orang, Karimun 597 orang, Lingga 55 orang, Natuna 113, Lingga 84 orang dan Anambas 223 orang.
Untuk pasien yang sembuh bertambah 131 orang sehingga menjadi 10.152 orang, yang terdiri dari Batam 38 orang sehingga menjadi 6.655 orang, Tanjungpinang 56 orang sehingga menjadi 1.907 orang, Bintan 20 orang sehingga menjadi 842 orang, Karimun tiga orang sehingga 435 orang, Lingga lima orang sehingga menjadi 63 orang, dan Anambas sembilan orang.
Sedangkan pasien yang sembuh bertambah dua orang sehingga secara akumulasi menjadi 271 orang.
Baca Juga: MB Farm, Korban PHK COVID-19 Bertani di Kubah Masjid Jami Baitussalam
"Sampai saat ini Kepri belum bersih dari virus ini sehingga kita harus konsisten menerapkan protokol kesehatan," imbaunya. [Antara]
Berita Terkait
-
Dinkes Jatim: Warga Mojokerto Terpapar Varian Baru COVID-19 Afrika Selatan
-
Bantu Pasokan Oksigen, Jerman Terbangkan Pesawat Kargo ke India
-
Tips dari Dokter Rayakan Lebaran Agar Aman dari Paparan Covid-19
-
Sekjen Kemensos Akui Ada Kemahalan Bayar Rp74 M untuk Bansos Sembako
-
Terjunkan Aparat, Wagub DKI Minta Warga Tak Ziarah Makam saat Lebaran
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak