SuaraBatam.id - Terjadi peningkatan kasus pasien virus corona di Kota Batam. Bahkan, kini kasus di Batam berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19, per 26 April 2021 menunjukkan positif menyentuh 7.004 kasus, dengan 533 kasus aktif atau 7,61 persen.
Ada tambahan 58 kasus baru yang seluruh pasiennya tanpa gejala. Peningkatan kasus positif Corona juga diikuti dengan bertambahnya pasien meninggal dunia yakni kini mencapai 160 orang atau tingkat kematian sebesar 2,28 persen.
Disaat yang sama, pasien sembuh juga bertambah 33 orang, dengan akumulasi kesembuhan sebanyak 6.311 orang atau 2,28 persen.
Sebaran Kasus
Saat ini ada 8 dari 12 kecamatan di Batam yang masuk zona merah Covid-19. Delapan kecamatan itu semua berada di pulau utama, Batam yakni Batam Kota, Bengkong, Lubuk Baja, Batuaji, Nongsa, Sekupang, Sagulung dan Sei Beduk.
Sementara, dua kecamatan yang berada di zona oranye adalah Belakangpadang dan Batuampar. Dua kecamatan sisanya yakni Bulang berada di zona kuning dan Galang berstatus zona hijau.
Sedangkan 533 pasien positif Covid-19 di Batam masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan maupun isolasi mandiri.
Batamnews (jaringan Suara.com) merincikan, jumlah pasien Covid-19 paling banyak dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang yaitu sebanyak 301 orang.
Saat ini, Rumah Sakit Bhayangkara merawat 7 orang, RSBP Batam merawat 16 orang, RS Awal Bros Batam merawat 43 orang, RS Budi Kemuliaan merawat 6 orang, RS Harapan Bunda merawat 14 orang.
Baca Juga: Pakar: 80 hingga 90 Persen Pasien Covid-19 Alami Gejala Ringan
Ada 72 orang pasien yang menjalani isolasi mandiri, RSUD Embung Fatimah merawat 22 orang pasien, RS Graha Hermine merawat 9 orang, RS Elisabet Lubuk Baja merawat 16 orang, RS Elisabeth Batam Kota merawat 17 orang. Sedangkan, RS Soedarsono merawat 2 orang, dan RS Elisabeth Sei Lekop merawat 8 orang.
Berita Terkait
-
Varian Baru Corona Ada di Indonesia, Pakar Minta Warga Lihat Kasus India
-
WHO: Situasi Covid-19 di India Sangat Memilukan
-
Dinkes Bogor Sebut Ada Penurunan Kasus Corona Usai Acara HRS di Bogor
-
Jumlah Vaksin Menipis, Bangladesh Setop Program Vaksinasi Nasional
-
Pakar: 80 hingga 90 Persen Pasien Covid-19 Alami Gejala Ringan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli