SuaraBatam.id - Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau mengalami kelangkaan tabung gas ukuran 3 kilogram atau tabung gas melon beberapa hari menjelang bulan Ramadan.
Menanggapi hal ini, pemerintah setempat lantas memanggil sejumlah agen dan pangkalan. Untuk saat ini, ada lima agen resmi yang menyalurkan gas 3 kg ke berbagai pangkalan.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Energi Sumber Daya Mineral, Muhammad Yosli mengatakan, kelangkaan tabung gas 3 kg diduga karena distribusi yang tidak tepat.
"Banyak masyarakat mampu yang menggunakan gas subsidi itu sehingga timbulah kepanikan di tengah masyarakat, karena mereka berpikir adanya pengurangan, sebenarnya itu tidak," kata Yosli kepada Batamnews (jaringan Suara.com), Selasa (6/4/2021).
Ia lantas meminta kepada warga yang mampu secara ekonomi tidak lagi menggunakan gas bersubsidi agar kelangkaan tidak lagi terjadi.
Selain itu, pangkalan gas juga diminta selektif dalam melayani pembelian. Mereka juga dilarang memperjualbelikan tabung gas dalam keadaan kosong.
Sementara, terkait pasokan gas, Yosli menyebut cukup lancar. Pertamina untuk saat ini memasok gas sebanyak 3.196 matrix ton.
Berita Terkait
-
Negara Rugi Rp 7 M, Bareskrim Ungkap Pengoplosan Gas LPG 3 Kg jadi 12 Kg
-
1,9 Juta Ton Pupuk Subsidi Telah Tersalurkan ke Petani Hingga Maret 2021
-
Belum Membaik, Layanan RSUD Tanjungbatu Masih di Level Puskesmas
-
Kasus Covid-19 Meningkat, Karimun Masuk Zona Kuning
-
Polisi Bersenjata Jaga Gereja di Karimun untuk Ibadah Paskah
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar