SuaraBatam.id - Polisi bersenjata jaga gereja di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri). Mereka melakukan penjagaan untuk ibadah Misa Kamis Putih dan Jumat Agung.
Polres Karimun mengerahkan sebanyak 160 personel yang disebar di masing-masing gereja.
"Pengamanan kita lakukan di gereja-gereja yang melakukan ibadah Kamis Putih dan Jumat Agung," kata Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan yang langsung meninjau pengamanan ke gereja-gereja, Jumat (2/4/2021).
"Kita menerjunkan 160 personel, dan dibantu oleh TNI dan juga Satpol PP," ucap Adenan.
Kemudian, sebelum dimulainya ibadah, personel dari Brimob juga melakukan sterilisasi disetiap gereja.
"Sterilisasi dilakukan sejak hari pertama telah dilakukan," ujarnya.
Sementara itu, untuk situasi Kabupaten Karimun sejauh ini masih aman dan kondusif. Adenan berharap, ibadah yang dilakukan oleh umat kristiani dapat berjalan dengan baik.
Kemudian, dalam melakukan ibadah, penerapan protokol kesehatan juga dilakukan dengan ketat.
Pengamanan perayaan Paskah di Provinsi Kepulauan Riau berlangsung ketat. Sebanyak 903 personel gabungan dikerahkan mengamankan 251 gereja.
Baca Juga: Dibatasi, Gereja Katedral Hanya Siapkan 309 Kursi JemaatIbadah Jumat Agung
Kepala Bidang Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt merinci, 903 personel itu terdiri dari 768 personel Polda Kepri dan polres jajaran, 70 personel TNI dan 65 personel dari instansi terkait.
Kegiatan pengamanan dilakukan serta patroli bersama guna memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat yang akan melaksanakan rangkaian kegiatan ibadah Paskah.
"Imbauan bagi masyarakat Kepri untuk tidak usah takut dengan beberapa fenomena aksi teror yang terjadi beberapa waktu lalu," kata Harry.
Pihaknya menjamin setiap pengamanan di wilayah Kepri dan akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga situasi yang aman kondusif.
Seperti diketahui, prosesi perayaan Paskah sudah ditandai dengan Tri Hari Suci Paskah dan sejak Kamis (1/4/2021) malam hingga Minggu (4/4/2021).
Berita Terkait
-
Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu
-
15 Pelaku Bom Paskah Divonis Penjara 220 Tahun di Sri Lanka
-
Mobil Bekas Murah Saat BBM Sulit: 5 Pilihan Irit, Bandel, dan Masih di Bawah Rp100 Juta
-
Fenomena 'No Viral, No Justice' dalam Kasus Rumah Ibadah: Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang, Negara Dinilai Sengaja Pelihara Konflik
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Listrik Padam Ganggu Rapat Pemkot Batam, Layanan Online Lumpuh-Jalanan Macet
-
Blackout Batam, Sinyal Internet Ikut Lenyap di Tanjungpinang dan Bintan
-
Pemadaman Listrik Massal, Warga Batam Serbu Mal demi Cas HP dan Dapat Sinyal
-
21 Orang Positif Narkoba Terjaring Razia Polda Kepri di Batam
-
Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Gerakkan 500 Relawan untuk Kelola Sampah