SuaraBatam.id - Pandemi Covid-19 memaksa warga kota Batam untuk memendam rindu kepada keluarganya yang berada di Singapura. Salah satu sosok yang benar-benar merasakan kenestapaan itu adalah seorang ibu bernama Rafni.
Menjelang Maghrib, Rafni kembali melamun di teras rumah, menyambut putri ketiganya dengan potongan semangat yang tersisa. "Ibu enggak enak badan, tolong pijat ibu," katanya.
Hari itu Rafni menjalani puasa sunnah. Badannya yang tidak sesegar dulu dipaksakan untuk ibadah, berharap munajatnya dikabulkan Sang Pencipta.
Doa-doa yang dilafalkan selalu sama, agar pandemi segera berlalu dan perbatasan Indonesia-Singapura segera dibuka agar bisa bertemu dengan anak dan cucu tercinta.
"Ibu kangen. Kangen banget," kata Rafni dengan air mata berlinang. Dengan tangan gemetar, ia menyapu matanya, menahan tangis yang nyaris jatuh.
Anak kedua Rafni, Mega, tinggal di Singapura bersama suami dan dua putrinya. Dulu, sebelum pandemi menyerang dunia, Rafni kerap bolak-balik Batam-Singapura untuk merawat cucu-cucunya.
Bahkan, bisa dibilang, Rafni lebih sering berada di Singapura ketimbang di Batam. Rasa kasih, sayang dan khawatir kepada putri yang berada di "negeri orang" membuatnya memilih untuk ikut merantau demi merawat cucu.
Apalagi, sebelum pandemi COVID-19 Mega memiliki karier yang menyita waktu di Singapura.
"Dari cucu-cucu masih bayi, ibu yang merawat mereka. Ibu rindu...," rintih Rafni lagi. Kali ini air mata jatuh tanpa bisa ditahan lagi.
Baca Juga: Pemkot Batam Pastikan Sekolah Terapkan Protokol Kesehatan
Biasanya, saat rasa rindu mendera, Rafni langsung bergegas berangkat ke Singapura. Jarak Batam-Singapura yang bisa ditempuh dalam waktu 40 menit menggunakan kapal cepat, memudahkannya untuk bolak-balik. Semudah perjalanan Jakarta-Bogor.
Namun pandemi memaksanya untuk menahan rindu. Rasa yang menyiksa untuk perempuan berusia 59 tahun itu.
Rafni mengambil ponsel di nakas, membolak-balikkan folder galeri foto, dan berhenti pada satu foto. Gambar dirinya bersama anak dan dua cucunya dengan latar belakang ruang tengah rumah di Singapura.
Sambil menatap lekat pada foto keluarga, ia mengambil nafas panjang, dan mengulang kalimat yang sama, "Ibu kangen," tangis tak lagi terbendung.
Di masa awal pandemi, pertengahan 2020, Rafni sampai sakit dan harus dirawat beberapa hari di rumah sakit karena tak kuasa menahan nestapa kerinduannya.
"Waktu itu ibu demam tinggi. Enggak tahu kenapa. Ibu cuma ingin ketemu cucu. Masak makanan kesukaannya, nyuapin, ajak main," kata Rafni sambil meremas mukena putihnya.
Berita Terkait
-
Jadwal dan Harga Tiket Trans Batam Rute Lengkap Terbaru 2021
-
5 Pasien Dinyatakan Sembuh, Pulau Belakangpadang Kota Batam Bersih Covid-19
-
Dampak Covid-19, Kunjungan Wisatawan Asing ke Batam Menurun
-
Pandemi Bikin Sulit Akses RS, Pencegahan Orang Bersiko TB Jadi Kunci
-
Menaker : Pandemi harus Jadi Momentum untuk Hadirkan SDM Tangguh
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
Terkini
-
Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam
-
Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap
-
Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 untuk BRI, Komitmen Majukan Olahraga Indonesia
-
Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!