SuaraBatam.id - Rencana pembangunan Flyover di Simpang Dompak, tepatnya di depan Mal Ramayana, Tanjungpinang bekel segera terealisasi.
Proyek yang digagas mendiang HM Sani saat menjabat Gubernur Kepri ini saat ini sudah kembali diperhatikan Gubernur Kepri terpilih, Ansar Ahmad. Ia meminta Dinas PUPR Kepri agar segera mengkaji DED.
“Kita harus segera siapkan segala kebutuhan terkait pembangunan flyover di pintu masuk Dompak itu, DED dan pembebasan lahannya harus dikaji dan diteliti. Sehingga tahun depan 2022 kita sudah bisa memulai untuk membangun flyover ini,” kata Ansar, Kamis (25/3/2021).
Bahkan, Ansar mengklaim, pihaknya siap mengundang Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk datang ke Kota Tanjungpinang guna meyakinkan pemerintah pusat dalam membantu pendanaan pembangunan di Tanjungpinang.
“Kemungkinan habis lebaran nanti saya mau membawa pak Basuki ke Tanjungpinang agar beliau melihat rencana-rencana proyek pembangunan di Ibukota ini seperti Taman Gurindam itu, Flyover Jl Basuki Rahmat, dan pelebaran beberapa jalan yang ada di Tanjungpinang,” jelas Ansar, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Ia menyebutkan, dengan adanya pengerjaan profesional dan serius akan menjadi kunci meyakinkan pemerintah pusat mengagas proyek ini.
“Waktu kita itu tidak banyak kita harus bergerak cepat. Sebenarnya mau membujuk pemerintah pusat itu mudah, kita buktikan ke mereka kalau kita serius dan tidak membuang kesempatan yang sudah diberikan ke kita. Jangan nanti pemerintah pusat sudah memberi lampu hijau dan infrastrukturnya sudah jadi, malah kita biarkan saja dan kita tidak rawat. Bagaimana kita mau meyakinkan pemerintah pusat nantinya,” sebut Ansar.
Pembangunan flyover ini telah dirancang sejak lama seiring dengan pembangunan Jembatan I Dompak. Namun, lantaran adanya hambatan terkait penganggaran sehingga pembangunanya tertunda.
Guna memudahkan kelanjutan proyek, Pemprov Kepri perlu melakukan pembebasan sejumlah lahan yang kini banyak berdiri ruko.
Baca Juga: Demi Beli Perahu PKB di Pilgub Lampung, Mustafa Sampai Utang ke Saudara
Berita Terkait
-
Laut Bakal Dikeruk Buat Proyek Tol, Nelayan dan Bupati Jepara Setuju
-
Jelang Ramadan, 3000 Imam dan Marbot di Kepri Diberi Vaksin AstraZeneca
-
Tak Terganggu Politik, KPK Sebut Kasus Korupsi di Kepri Terus Berjalan
-
Demokrat Kubu Moeldoko Minta Proses Hukum Korupsi Hambalang Diteruskan
-
Demi Beli Perahu PKB di Pilgub Lampung, Mustafa Sampai Utang ke Saudara
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen