SuaraBatam.id - Sebanyak 14.662 tenaga kesehatan di Provinsi Kepulauan Riau sudah suntik vaksin COVID-19. Vaksinasi itu gelombang pertama.
Hal itu berujuk data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 setempat per 28 Februari 2021.
Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kepulauan Riau Tengku Said Arif Fadillah di Tanjungpinang, Rabu, mengatakan bahwa suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 sudah diberikan kepada 2.550 orang di Tanjungpinang, 6.389 orang di Batam, 1.298 orang di Bintan, 1.665 orang di Karimun, 952 orang di Lingga, 1.052 orang di Natuna, dan 756 orang di Kepulauan Anambas.
Jumlah tenaga kesehatan yang batal mendapat suntikan pertama vaksin, menurut dia, sebanyak 312 orang di Tanjungpinang, 1.215 orang di Batam, 301 orang di Bintan, 458 orang di Karimun, 99 orang di Lingga, 317 orang di Natuna, dan 119 di Anambas.
Ia mengatakan, jumlah tenaga kesehatan yang sudah mendapat suntikan kedua vaksin seluruhnya 12.205 orang di Kepulauan Riau.
Suntikan kedua vaksin sudah diberikan kepada 2.159 orang di Tanjungpinang, 5.325 orang di Batam, 1.112 orang di Bintan, 1.215 orang di Karimun, 928 orang di Lingga, 805 orang di Natuna, dan 661 orang di Anambas.
Tenaga kesehatan yang batal mendapat suntikan kedua vaksin sebanyak 11 orang di Tanjungpinang, 221 orang di Batam, lima orang di Bintan, satu orang di Karimun, dua orang di Lingga, dua orang di Natuna, dan satu orang di Anambas.
Arif mengatakan bahwa vaksinasi COVID-19 pada tenaga kesehatan masih berlangsung. Menurut dia, total ada sekitar 18 ribu tenaga kesehatan yang menjadi sasaran vaksinasi di Kepulauan Riau. (Antara)
Baca Juga: Satgas IDI: Vaksin Sinovac Belum Terbukti Lawan Varian Baru Covid-19
Berita Terkait
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Dari Kegagalan Menuju Sapta Abdi Praja, Charina Anggie Simbolon Wujudkan Mimpi Sang Ayah
-
Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Hati Bukan Sengketa: Strategi PN Batam Utus Mediator Perempuan Tekan Kasus Perceraian
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim
-
Bareskrim Tangkap 197 Orang dalam Penggerebekan Kasino Di Batam
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia