SuaraBatam.id - Seperti tidak pernah jera, aktivitas peternakan babi ilegal di Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP) Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau yang sebelumnya sudah dirazzia kembali membandel.
Hal ini didapati Kepala Dinas Operasi Lanud Hang Nadim Mayor Lek Wardoyo saat pihaknya bersama Ditpam BP Batam menggelar patroli pada Kamis (4/2/2021) kemarin.
"Masih ada warga yang mempunyai peternakan babi atau hewan lainnya di kawasan KKOP," kata Wardoyo, Jumat (5/2/2021).
Mengetahui hal itu, pihaknya bersama Ditpam BP Batam lantas memberi surat peringatan keras agar pemilik peternakan babi pindah.
“Kami memberikan opsi kesanggupan warga yang mempunyai peternakan babi atau sapi dan sejenisnya, agar berkenan untuk membongkar sendiri peternakan mereka,” ujarnya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Disampaikan Kanit Penindakan Ditpam BP Batam Ahmad Supriyadi, surat peringatan agar warga membongkar sendiri adalah tujuh hari.
Jika warga tak menggubris surat tersebut, maka akan dilaksanakan pembongkaran secara paksa oleh tim gabungan dari Lanud Hang Nadim dan Ditpam BP Batam.
"Namun jika warga kooperatif maka penertiban paksa tak perlu dilakukan,” katanya.
Ia menambahkan, dasar hukum penertiban ini adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.
Baca Juga: Cuaca Kota Batam Hari Ini Diprediksi Dominan Cerah Berawan
Berita Terkait
-
Kabar Baik! Batam Catat Rekor Terbanyak Pasien Covid-19 Sembuh Dalam Sehari
-
Tarif Parkir Naik Dua Kali Lipat, Wali Kota Batam: Tidak Saya Izinkan
-
Viral Detik-detik Imam Salat Meninggal: Pertama dan Terakhir Kali Jadi Imam
-
Pelaku Pencabulan Balita di Batam Ternyata Residivis Kasus Pembunuhan Sadis
-
Imam Masjid di Batam Meninggal Usai Salat Zuhur Terekam CCTV
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti