SuaraBatam.id - Potongan sayap pesawat yang ditemukan warga di Pantai Teluk Putri Kawasan Pariwisata Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau saat ini sudah mulai ditindak lanjuti oleh Pangkalan TNI AU Raja Haji Fisabilillah.
Benda dengan dimensi panjang 3,6 meter dan lebar 1,35 meter warna abu-abu tersebut saat ini sudah berada di Mako Lanud Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang untuk investigasi.
Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah Kolonel Pnb Andi Wijanarko yang didampingi oleh Kepala Dinas Operasi Lanud RHF Letkol Lek Agus Budi Purwoko bersama sejumlah pejabat terkait turut serta dalam penelitian ini.
Tidak lama setelah diperiksa, potongan sayap itu dikirim ke Jakarta dari Pangkalan Lanud RHF Tanjungpinang, Rabu (27/1/2021) pagi dengan menggunakan pesawat Hercules.
Meski demikian Andi Wijanarko mengatakan, masih belum bisa menentukan terkait keterangan dari benda tersebut.
"Apakah bagian horizontal stabilizer atau dari wing pesawat," ujarnya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Pihaknya juga masih ragu terkait komposisi dari benda tersebut. Namun,
usai meneliti, pihaknya langsung melaporkan temuan tersebut ke komando atas (Koopasau I) untuk tindakan lebih lanjut.
"Atas arahan dari pimpinan, temuan tersebut kami kirim ke Jakarta menggunakan pesawat militer untuk didalami lebih lanjut oleh Koopsau I dan Koharmatau," katanya.
Baca Juga: Dua Kapal Tanker Asing Diduga Transaksi BBM Ilegal Diamankan di Batam
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen