SuaraBatam.id - Sebanyak 26 Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada Serentak di Kabupaten Karimun masuk dalam kategori sangat rawan. Sehingga 1 TPS itu dijaga 2 polisi plus 2 linmas.
Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan mengungkapkan penanganan TPS sangat rawan ini, berbeda dengan TPS lainnya khususnya dalam pengamanan.
"Ini sudah kita lakukan pola pengamanan, untuk yang sangat rawan itu 2 polisi 1 TPS dibantu 2 Linmas," kata Adenan di sela apel bersama keamanan personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP.
Sementara, untuk TPS yang berada di lokasi rawan, pihaknya menempatkan 1 personel polisi mengamankan di setiap TPS.
Sedangkan bagi TPS yang berada di lokasi aman, Adenan menyebut 1 personel polisi bisa mengamankan 4 TPS yang dipantau dengan patroli.
Adenan merinci ada tiga kategori yakni aman, rawan sebanyak 76 TPS dan 26 TPS sangat rawan. Secara keseluruhan, total TPS yang ada diseluruh wilayah di Karimun tercatat sebanyak 555 titik.
Di samping itu, kata dia, pihaknya juga menyiagakan 100 personel apabila terjadi peristiwa urgen dan membutuhkan tambahan pasukan pengamanan pada Pilkada 2020.
"Pasukan standby beda lagi, jumlahnya kurang lebih 100, ini sewaktu-waktu ada hal yang urgen atau rencana kontijensi, dan kita juga persiapkan kapal cepat," katanya.
Dalam apel siaga kemarin, ada 408 personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP, mulai bergeser ke lokasi pengamanan pilkada disejumlah titik di Kabupaten Karimun.
Baca Juga: Mantap! Kapal Roro KM Bahtera Nusantara 01 Mulai Berlayar Januari 2021
Berita Terkait
-
Warga Natuna Diduga Jadi Tentara Bayaran, Lapangan Kerja di Perbatasan jadi Sorotan
-
Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Operasi Gabungan Bongkar Pengiriman 800 Kg Ketamin di Kepri
-
Aset DKI 'Disulap' Jadi Bisnis Padel, Layanan Sampah Warga Meruya Kini Telantar di Jalan
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar
-
Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta