SuaraBatam.id - Pulau Batam saat ini masih menjadi salah satu zona merah Covid-19. Seluruh kecamatan di pulau yang berdekatan dengan Singapura itu berada di zona merah.
Merujuk pada pengamatan Batamnews (jaringan Suara.com), ini kali pertama Pulau Batam menjadi zona merah Covid-19 semenjak kasus pertama ditemukan.
Data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam pada Rabu (11/11/2020) menunjukkan, sembilan kecamatan yang berada di zona merah adalah Batam Kota, Sagulung, Batuampar, Lubuk Baja, Bengkong, Batuaji, Nongsa, Sekupang dan Sei Beduk.
Sebagaimana diketahui, suatu wilayah bisa disebut zona merah bila ditemukan lebih dari 20 kasus aktif.
Secara rinci, di Batam Kota terdapat akumulasi 723 kasus dengan 144 kasus aktif. Kemudian, Sagulung terdapat 416 kasus dengan 110 kasus aktif.
Sementara , di Kecamatan Batuampar terdapat 122 kasus dengan 21 kasus aktif. Di Lubuk Baja ada 202 kasus dengan 43 kasus aktif.
Selanjutnya di Bengkong tercatat ada 234 kasus dengan 52 kasus aktif. Sedangkan di Nongsa, terdapat 172 kasus dengan 31 kasus aktif. Batuaji terdapat 348 kasus dengan 68 kasus aktif. Kecamatan Sekupang mencatatkan 497 kasus dengan 117 kasus aktif dan di Sei Beduk, terdapat 505 kasus dengan 80 kasus aktif.
Paling baru, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam juga merilis 32 kasus baru Corona secara harian. Dari 32 kasus baru ini, terdapat 20 kasus bergejala, 7 kasus tanpa gejala dan 5 kasus kontak erat.
Dengan adanya tambahan kasus baru ini, secara akumulatih ada 3.230 kasus di Pulau Batam sekaligus menambah jumlah pasien yang dirawat menjadi 670 orang.
Baca Juga: Soal Lahan Makam Covid-19, PSI: Menurut Kami Pak Anies Tidak Jelas
Berita Terkait
-
Tetap Terima Penghargaan dari Jokowi, Gatot Tak Hadir karena Alasan Corona
-
Perhatikan, Ini Aturan Isolasi Mandiri untuk Pasien Virus Corona Covid-19
-
Update 11 November: Positif Corona di RSD Wisma Atlet Jadi 1.800 Orang
-
Jelang Hadapi Inggris, Pemain Timnas Irlandia Positif Covid-19
-
Soal Lahan Makam Covid-19, PSI: Menurut Kami Pak Anies Tidak Jelas
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Jamin Keaslian dan Garansi Resmi, Pastikan Beli Mesin Cuci LG Online Original Hanya Di Blibli
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
Menjangkau Pegunungan Toraja, Mantri BRI Layani Hingga Pelosok