SuaraBatam.id - Agar tak kehilangan hak pilih dalam pemilu, warga Kota Tanjungpinang kembali diingatkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat agar melakukan perekaman e-KTP menjelang Pilkada pada Desember mendatang, Selasa (8/9/2020).
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tanjungpinang, Irianto mengatakan, masih cukup banyak warga yang belum melakukan perekaman e-KTP.
Ia menharapkan, masyarakat di Tanjungpinang segara melakukan perekaman, lantaran Disdukcapil Tanjungpinang tidak akan menerbitkan surat keterangan (Suket) bagi warga Tanjungpinang tidak ber-KTP untuk ikut mencoblos di Pilkada.
"Kami tidak dibolehkan lagi mengeluarkan Suket. Saat ini blanko masih tersedia sekitar 1200 keping, jadi segera lah melakukan perekaman," ujar Irianto, melansir Batamnews (jaringan Suara.com)
Ia menjelaskan, berdasarkan catatan pihaknya untuk di Tanjungpinang ada sebanyak 1 persen dari 363.000 wajib KTP yang belum melakukan perekaman.
"Progres kita sudah mencapai 99 persen, masih ada satu persen wajib KTP belum melakukan perekaman, sekitar 1.600 lah, jadi itu kami imbau untuk bisa segera," jelasnya.
Irintao menambahkan, saat ini ada sekiatr 400 pemilih pemula yang belum melakukan perekaman e-KTP. Sebelumnya, mereka juga mengupayakan untuk mendatangi warga, namun metode ini kini terkendala Pandemi Covid-19.
"Kemarin kita langsung datang ke sekolah, nah sekarang tak bisa, untuk itu mumpung masih tiada ada kegiatan sekolah, agar melakukan perekaman," ujarnya.
Menurutnya, pihak terkait telah berupaya memberikan kemudahan pelayanan untuk pengurus e-KTP seperti meluncurkan aplikasi Si Kancil dan pelayanan melalui Whatsapp.
Baca Juga: Hari Pertama di Sriwijaya FC, Beto Jajal Latihan Pagi
"Mereka dapat memanfaatkan pelayanan itu, tak perlu lagi datang ke kantor, kecuali saat melakukan perekaman," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ribuan UMKM di Tanjungpinang Dapat BLT Hari Ini, Begini Cara Cek-nya
-
Gegara Pandemi Corona, Kunjungan Wisatawan Kepri Turun Drastis
-
Nyambi Jualan Sabu, Emak-emak di Tanjungpinang Dicokok Polisi
-
Nyambi Jual Sabu, Emak-emak di Tanjungpinang Diciduk Polisi
-
Ratusan TKA Asal China Tiba di Tanjungpinang, Begini Kata Kepala KKP
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Pemuda Putus Cinta di Batam Bacok Tangan Sendiri, Ngaku Dibegal Biar Mantan Kasihan
-
Manager Hiburan Malam di Tanjungpinang Jadi Tersangka Pengeroyokan Polisi
-
Transformasi Tata Kelola BUMN Dinilai Positif dengan Perkuat GCG and Efisiensi
-
Cemburu Pacar Digoda, Pria Siram Air Keras ke Warga di Sagulung Batam
-
Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang