SuaraBatam.id - Total 150 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) dari China yang merupakan pekerja di PT Bintan Alumina Indonesia (PT BAI) pada Jumat (4/9/2020) kembali ke Tanjungpinang.
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjungpinang, Agus Jamaludin mengatakan, mereka tiba di Tanjungpinang melalui Bandara Raja Haji Fisabilillah sekitar pukul 13.00 WIB.
Ia mengatakan, saat mereka tiba di bandara, pihak terkait menerapkan prosedur ketat penanganan Covid-19 terhadap para TKA. Salah satu persyaratan wajib yang harus dipenuhi yakni hasil negatif corona melalui pemeriksaan PCR.
"Saat tiba nanti, TKA wajib diswab tes lagi, wawancara epidemologi dan seterusnya sesuai protokol kesehatan," sebut Agus kepada Batamnews (jaringan Suara.com).
Tidak hanya itu, Agus Jamaludin melanjutkan, terhadap barang-barang bawaan penumpang nantinya akan dilakukan penyemprotan disinfektan.
"Petugas yang dilibatkan nanti wajib menggunakan baju hazmat atau alat pelindung diri," ujarnya.
TKA tersebut juga wajib menjalani karantina mandiri selama 14 hari. Saat proses karantina, mereka wajib dikontrol dan pengecekan suhu tubuh 2 kali sehari.
"Tempat karantina udah siapkan pihak perusahaan, tugas kami hanya melakukan pemeriksaan sesuai prosedur penanganan Covid-19,"pungkasnya.
Baca Juga: Sembuh dari Covid 19, Wali Kota Lubuklinggau Isolasi Diri di Jakarta
Berita Terkait
-
Daftar KPU, Cagub-Cawagub Kepri Isdianto-Suryani Naik Becak Motor
-
Viral Ibu dan Anak Minta Ayah Diduga Pemerkosa Dibebaskan, Begini Faktanya
-
Asyik Pesta Sabu, 3 Pria di Tanjungpinang Panik Saat Digrebek Polisi
-
Bejat! Ayah Tiri di Tanjungpinang Cabuli Anak Gadisnya Sejak Kelas 3 SD
-
Baru Bebas 4 Bulan, Residivis Narkoba Ini Balik Lagi Ke Bui
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Kasus Sabu 2 Ton, ABK Fandi Ramadhan Akhirnya Bebas dari Hukuman Mati
-
Silaturahmi Ramadan BRI: Aset Tembus Rp2.135 Triliun, Dukungan Jurnalisme Rp250 Juta
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Batam dan Sekitarnya, Kamis 5 Maret 2026
-
Keberangkatan Warga Kepri Mau Jadi Operator Judol Berhasil Dicegah di Pelabuhan
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam dan Sekitarnya, Kamis 5 Maret 2026