Namun, dia tetap berusaha mencari keberadaan tempat pemandian jenazah itu.
"Kami gada buat laporan. Cuma ingin dapat aja orang yang mencuri itu. Kali ada dijual ke tukang besi bekas," kata dia.
Sulaiman menyesalkan kejadian pencurian itu, karena masih ada orang yang tega mencuri sesuatu yang digunakan untuk orang meninggal.
"Kok tega sekali, punya mayat kok dicuri. Orang harusnya takut," kata dia.
Baca Juga:Petugas Dispenda Jaring Pengendara Bermotor yang Mati Pajak Saat Razia di Mapolresta Barelang
Lanjut Sulaiman, menurutnya harga untuk tempat pemandian jenazah tersebut ditaksir kurang lebih Rp4 juta rupiah.
"Rp3 jutaan enggak dapat, Rp4 jutaan lah kurang lebih. Soalnya besi atas dari stainless, rangkanya besi beratkan," kata dia.
Dikonfirmasi secara terpisah, Kapolsek Sagulung, AKP Mohammad Darma Ardiyaniki, mengatakan, saat ini pihaknya belum menerima laporan tertulis terkait pencurian tempat pemandian mayat itu.
"Belum ada laporan tertulis. Namun, tetap sedang diselidiki," kata Ardiyaniki.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Baca Juga:Dititip di Rumah Ustad, Keranda Jenazah Masjid di Sagulung Malah Raib, Pengepul Besi Tua Dicurigai